Breaking News:

Inggris Minta China Hentikan Serangan Terhadap Jaringan Komputer Internasional

Awal tahun ini, peretas yang disponsori negara China diduga memperoleh akses ke jaringan komputer di seluruh dunia.

Editor: Zaenal
AFP/NOELCELIS
SEORANG pria melihat teleponnya saat berada di luar kantor pusat lokal Microsoft di Beijing, Selasa (20/7/2021), sehari setelah AS menuduh Beijing melakukan serangan dunia maya terhadap Microsoft dan mendakwa empat warga negara China atas peretasan "berbahaya" pada bulan Maret. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Pemerintah Inggris pada Senin (19/7/2021), menuding pemerintah China berada di belakang serentetan serangan siber terhadap jaringan komputer internasional.

Inggris mendesak Beijing untuk mengentikan tindakan tersebut, jika tidak maka akan dapat dimintai pertanggungjawaban oleh masyarakat internasional.

Awal tahun ini, peretas yang disponsori negara China diduga memperoleh akses ke jaringan komputer di seluruh dunia dengan menggunakan server Microsoft Exchange.

Tindakan ini mempengaruhi kegiatan 30.000 organisasi di Amerika Serikat, dengan lebih banyak lagi yang terpengaruh di seluruh dunia.

“Serangan siber di Microsoft Exchange Server oleh kelompok-kelompok yang didukung negara China adalah pola perilaku yang sembrono,” kata Menteri Luar Negeri Dominic Raab dalam sebuah pernyataan.

“Pemerintah China harus mengakhiri sabotase dunia maya yang sistematis ini. Jika tidak mereka dapat dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.

Inggris juga menyebut Kementerian Keamanan Negara China berada di balik aktivitas yang oleh pakar keamanan siber dikenal sebagai 'APT40' dan 'APT31'.

“Bukti yang tersebar luas dan kredibel menunjukkan bahwa aktivitas siber berkelanjutan dan tidak bertanggung jawab yang berasal dari China terus berlanjut," bunyi sebuah pernyataan terpisah dari Kementerian Luar Negeri.

Serangan siber memungkinkan spionase skala besar, yang mencakup perolehan informasi pribadi dan sangat rahasia serta kekayaan intelektual.

Baca juga: Arab Saudi Hadapi Ancaman Berat Serangan Siber, 93 Persen Organisasi Diserang Hacker

Baca juga: FBI Peringatkan, Ancaman Keamanan Siber Terus Meningkat di Seluruh Dunia

Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris (NCSC), bagaimanapun, dengan cepat menghadapi serangan itu dan Microsoft merilis pernyataan pada bulan Maret yang meyakinkan pengguna bahwa 92% pelanggan telah dapat "menambal terhadap kerentanan."

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved