Breaking News:

Luar Negeri

Rusia Sukses Uji Coba Rudal Tsirkon, Mampu Hancurkan Sasaran Sejauh 350 Km, Bikin Amerika Takut

Lebih lanjut, Pentagon juga menyoroti besarnya risiko penggunaan Tsirkon karena pada dasarnya merupakan sistem berkemampuan nuklir.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Ilustrasi rudal. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON DC - Departemen Pertahanan AS alias Pentagon mengakui cukup khawatir dengan kehadiran rudal hipersonik Tsirkon yang baru saja diuji coba oleh Rusia.

Pentagon melihat kehadirannya bisa merusak stabilitas keamanan.

Juru bicara Pentagon John Kirby pada hari Senin (19/7/2021) mengatakan bahwa rudal hipersonik baru Rusia tersebut bisa memicu ketidakstabilan.

Lebih lanjut, Pentagon juga menyoroti besarnya risiko penggunaan Tsirkon karena pada dasarnya merupakan sistem berkemampuan nuklir.

"Penting untuk dicatat bahwa rudal hipersonik Tsirkon berpotensi membuat ketidakstabilan dan menimbulkan risiko yang signifikan berkemampuan nuklir," ungkap Kirby, seperti dikutip Sputnik News.

Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Senin melaporkan telah berhasil menguji coba rudal hipersonik Tsirkon terhadap target permukaan laut pada jarak lebih dari 350 km dan kecepatan penerbangan mencapai 7 Mach.

Rudal diluncurkan dari kapal Fregat Admiral Gorshkov di Laut Putih, sementara target permukaan terletak di pantai Laut Barents.

"Menurut data pemantauan langsung, rudal Tsirkon berhasil mengenai target secara langsung pada jarak lebih dari 350 km".

"Selama pengujian, karakteristik taktis dan teknis dikonfirmasi," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip TASS.

Kecepatan penerbangan rudal hipersonik Tsirkon mencapai hampir 7 Mach atau kecepatan suara.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved