Kaki Putus Kena Pisau Babat
Begini Kondisi Kaki Petani Subulussalam yang Putus Tersambar Mesin Potong Rumput
Perawatan itu setelah pergelangan kaki kanannya putus akibat tersambar mesin pemotong rumput saat lakukan aktivitas potong di jalan dekat kebunnya
Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
Kebanyakan insiden ini dianggap sebagai bagian dari kecelakaan kerja dan akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.
Namun, dari sejumlah kejadian ini, insiden yang menimpa Anna Mutia (28) perawat Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Aceh Barat Daya (Abdya), adalah yang paling menyita perhatian publik.
Sebab awalnya, kasus ini sempat berbalut misteri.
Anna sempat menjadi pusat perhatian dan pemberitaan, karena mengalami kecelakaan misterius di tengah jalan yang sepi.
Dalam pemberitaan awal, Anna kehilangan lengan kanannya saat mengendarai sepeda motor, dalam perjalanan pulang dari tempat tugasnya di RSUTP Abdya.
Awalnya, keluarga, medis, bahkan polisi pun kebingungan dengan insiden yang menimpa Anna.
Sebab tidak ada unsur perampokan ataupun kekerasan dalam insiden kecelakaan itu.
Semuanya merasa bingung karena lengan kanan Anna putus tiba-tiba tanpa indikasi dia mengalami tindak kekerasan.
Setelah sembilan hari berbalut misteri, akhirnya polisi berhasil mengungkap penyebab putusnya lengan Anna, beberapa jam setelah Anna meninggal dunia di RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh, Selasa (5/1/2021).
Kerja keras pihak kepolisian berhasil mengungkap misteri putusnya lengan Anna.
Ternyata Anna menjadi korban tebasan pisau pemotong rumput yang lepas dari mesin potong rumput milik petani yang sedang bekerja di sekitar jalan itu.
Polisi pun sudah mengamankan pria berinisial AB (65) yang mengakui adanya insiden tersebut.
"Pelaku sudah ditangkap. Intinya, kita sudah mengungkap motif yang selama ini masih tanda tanya, ada yang mengatakan begal, perampokan dan begal, atau dendam itu tidak benar, yang benar adalah beliau terkena pisau pemotong rumput," kata Kasat Reskrim Polres Abdya, AKP Erjan Dasmi STP didamping Kabag Ops dan Kapolsek Susoh, Iptu Barmawi, saat menggelar pers rilis, Selasa (5/1/2021) di halaman Mapolres setempat.
Menurutnya, apa yang menimpa Anna itu adalah kecelakaan kerja dan tidak ada unsur kesengajaan.
"Awalnya pelaku berusaha mencabut pisau yang nyangkut di lengan korban. Karena merasa ketakutan, beliau membuang kepingan ini ke kebunnya," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-kena-pisau-mesin-potong-rumput-di-subulussalam.jpg)