Selasa, 21 April 2026

Kaki Putus Kena Pisau Babat

Begini Kondisi Kaki Petani Subulussalam yang Putus Tersambar Mesin Potong Rumput

Perawatan itu setelah pergelangan kaki kanannya putus akibat tersambar mesin pemotong rumput saat lakukan aktivitas potong di jalan dekat kebunnya

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM
Jaman Lingga (48) salah warga Desa Dusun Aman, Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam dirawat di Rumah Sakit setelah kaminya putus akibat terkena mata pisau babat, Jumat (30/7/2021). 

Nah,  sesampainya di jalan depan kebun pada sekitr pukul 09.30 WIB Jaman mulai menyalakan mesin pemotong rumput miliknya.

Beberapa saat kemudian korban  mulailah bekerja, namun tidak berselang lama tiba-tiba terjadi insiden.

Akhirnya terjadilah kecelakaan kerja mata pisau mesin potong rumput korban terlepas akibat patah di bagian pengunci.

Tak ayal, mata pisau mesin potong rput yang terlepas menyambar bagian kaki korban tepat di pergelangan sebelah kanan.

Peristiwa ini mengakibatkan pergelangan kaki korban putus dan terpisah dengan kaki korban.

"Jadi pas awal kerja mesin babat rumput milik korban mengalami kerusakan, matanya patah hingga menyambar kaki korban bagian pergelangan hingga putus total," terang AKBP Qori Wicaksono.

Ditambahkan, mendapati kejadian tersebut istri korban meminta tolong kepada Dato, salah seorang masyarakat yang sedang bekerja di kebun.

Namun Dato tidak berani melihat darah yang mengucur dari luka korban sehingga dia memanggil warga sekitar kebun tersebut untuk meminta tolong.

Akhirnya  beberapa warga langsung berdatangan untuk menolong korban dengan membawa korban ke Puskesmas Sultan Daulat dengan menggunakan mobil L300 pickup milik untuk mendapatkan pertolongan medis.

Selanjutnya korban dirujuk ker Rumah Sakit Umum Daerah Kota Subulussalam untuk mendapat perawatan instensif. 

Kasus lain kena pisau mesin potong rumput

Insiden kena mata pisau dari mesin pemotong rumput sebelumnya sudah beberapa kali terjadi di Subulussalam.

Sebelumnya lagi, insiden itu pernah merenggut lengan dan nyawa Anna Mutia (28), pada Senin (28/12/2020) di Abdya.

Banyak kasus serupa terjadi di sejumlah daerah di Aceh.

Tapi hampir semuanya tak terungkap ke publik, karena tidak dilaporkan ke kepolisian.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved