Minggu, 19 April 2026

Kaki Putus Kena Pisau Babat

BREAKING NEWS - Kaki Petani di Subulussalam Putus Terkena Pisau Babat

Nasib nahas menimpa Jaman Lingga (48) salah warga Desa Dusun Aman, Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Jaman Lingga (48) salah warga Desa Dusun Aman, Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam dirawat di Rumah Sakit setelah kaminya putus akibat terkena mata pisau babat, Jumat (30/7/2021). 

Polisi pun sudah mengamankan pria berinisial AB (65) yang mengakui adanya insiden tersebut.

"Pelaku sudah ditangkap. Intinya, kita sudah mengungkap motif yang selama ini masih tanda tanya, ada yang mengatakan begal, perampokan dan begal, atau dendam itu tidak benar, yang benar adalah beliau terkena pisau pemotong rumput," kata Kasat Reskrim Polres Abdya, AKP Erjan Dasmi STP didamping Kabag Ops dan Kapolsek Susoh, Iptu Barmawi, saat menggelar pers rilis, Selasa (5/1/2021) di halaman Mapolres setempat.

Baca juga: Ini Rincian Jumlah Pelamar PPPK dan CPNS 2021 di Nagan Raya

Menurutnya, apa yang menimpa Anna itu adalah kecelakaan kerja dan tidak ada unsur kesengajaan.

"Awalnya pelaku berusaha mencabut pisau yang nyangkut di lengan korban. Karena merasa ketakutan, beliau membuang kepingan ini ke kebunnya," terangnya.

Atas musibah itu, AB terancam lima tahun lima tahun penjara atau dijerat Pasal 359 KUHPidana.

Saat itu, AB sedang membersihkan kebunnya menggunakan mesin pemotong rumput.

Salah satu bagian pisau pemotong rumput terlepas dan terbang mengenai lengan Anna Mutia, mengakibatkan lengan sang perawat yang sedang mengendarai sepeda motor itu, putus total.

Kepergian Anna Mutia untuk selamanya ini meninggalkan seorang anak dan seorang suami bernama Fajri.

Dua Insiden Sebelumnya

Setelah kasus Anna Mutia terungkap, mulai lah terungkap satu persatu kasus kecelakaan karena lepasnya pisau potong rumput dari ujung tongkat mesin pemotong rumput.

Sembilan bulan lalu, kejadian serupa menimpa Fakhrurrazi (29), warga Desa Meunjee Peut, Kecamatan Meurah Mulia Aceh Utara.

Akibat kejadian ini, Fakhurrazi kehilangan kaki sebelah kiri, karena harus diamputasi setelah hampir putus terkena potongan masa pisau mesin pemotong rumput.

“Kejadian pada hari Sabtu 18 April 2020, di Baree Blang Kecamatan Meurah Mulia,” ungkap Muhammad Daud, Staf Khusus Anggota DPR RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma, kepada Serambinews.com Rabu (6/1/2021).

Daud mengatakan, saat kejadian Fakrurrazi membabat belukar di kebun miliknya dengan mesin.

Tiba-tiba sebuah benda keras dan tajam menghantam kaki sebelah kiri.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved