Breaking News:

Luar Negeri

Kabar Gembira! Per 1 Agustus Sudah Boleh Masuk Arab Saudi, Syaratnya Sudah Vaksin dengan 4 Merek Ini

Arab Saudi mulai persilahkan turis untuk masuk ke negaranya dengan syarat telah selesai melakukan vaksin Covid-19. 

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
AFP
Musim haji tahun 2021 ini, sebanyak 327 WNI yang tinggal di Arab Saudi mendapatkan kesempatan melaksanakan ibadah haji di Baitullah. 

SERAMBINEWS.COM - Arab Saudi mulai mengizinkan warga dari mana pun untuk masuk ke negara itu dengan syarat sudah melakukan vaksin Covid-19. 

Izin untuk turis ke Arab Saudi mulai berlaku pada 1 Agustus 2021. 

Pengumuman tersebut disampaikan pada hari ini, Jumat (30/7/2021), yakni membuka kembali perbatasan yang selama ini melarang para turis ke Arab Saudi karena adanya pandemi. 

Melansir dari AFP, Jumat (30/7/2021) Arab Saudi mengumumkan akan membuka kembali perbatasannya untuk turis asing yang divaksinasi penuh setelah penutupan selama 17 bulan karena pandemi virus corona.

Namun, Riyadh tidak mengumumkan pencabutan pembatasan umrah dan haji yang dapat dilakukan kapan saja, yang biasanya menarik jutaan Muslim dari seluruh dunia setiap tahun.

"Kementerian Pariwisata mengumumkan bahwa Kerajaan akan membuka pintunya bagi turis asing dan mencabut penangguhan masuk bagi pemegang visa turis, mulai 1 Agustus," lapor Saudi Press Agency.

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Buka Pembatasan bagi Turis Asing yang Sudah Vaksin Penuh, Tak Perlu Karantina

Baca juga: Dianggap Berbahaya, Indonesia Masuk Daftar Merah Arab Saudi terkait Kasus Penyebaran Covid-19

Dikatakan para pelancong yang divaksinasi penuh dengan vaksin yang disetujui Saudi yakni Pfizer, AstraZeneca, Moderna atau Johnson & Johnson akan dapat memasuki kerajaan tanpa perlu periode karantina institusional.

Asalkan mereka (turis) memiliki bukti PCR negatif. 

Tes COVID-19 diambil dalam 72 jam terakhir dan mendaftarkan detailnya ke otoritas kesehatan.

Riyadh telah menghabiskan miliaran dolar untuk mencoba membangun industri pariwisata dari awal, sebagai bagian dari upaya untuk mendiversifikasi ekonominya yang bergantung pada minyak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved