Selasa, 5 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Tim Basarnas Evakuasi Warga Negara Asing Asal Filipina dari Tengah Laut Perairan Selat Benggala

"Kurang lebih pukul 15.00 WIB, KN SAR Kresna bergerak ke titik medevac dengan estimasi tiba di titik lokasi medevac sekitar pukul 15.30 WIB."

Tayang:
Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas menuntun Lapira Mark Paolo Cruz (26) Anak Buah Kapal ST PETER yang dievakuasi medis, setelah mengeluhkan sakit darah tinggi, Jumat (6/8/2021) sore. 

"Kurang lebih pukul 15.00 WIB, KN SAR Kresna bergerak ke titik medevac dengan estimasi tiba di titik lokasi medevac sekitar pukul 15.30 WIB."

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh, melaksanakan evakuasi medis atau medevac terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Filipina, Jumat (6/8/2021).

Proses evakuasi medis terhadap seorang pria yang merupakan crew Kapal ST PETER atas nama Lapira Mark Paolo Cruz (26) tersebut dilakukan di Perairan Selat Malaka.

Kepala Kantor SAR (Kakansar) Banda Aceh, Budiono SE, MM menyebutkan sekitar pukul 12.10 WIB tadi siang, Basarnas Banda Aceh menerima info dari agen Pelni tentang seorang crew Kapal ST PETER yang berlayar dari Kalama alami sakit darah tinggi dan membutuhkan medevac untuk penanganan lebih lanjut.

Menindaklanjuti hal tersebut, selanjutnya sekitar pukul 12.15 WIB, Basarnas Banda Aceh melakukan koordinasi dengan Agen Pelni, KKP, Imigrasi, KSOP dan instansi yang akan terlibat dalam proses medevac dan memberikan titik medevac yang akan dilakukan.

Baca juga: Remaja 17 Tahun Bunuh Wanita PSK 29 Tahun, Korban Dicekik Usai Hubungan Badan

Baca juga: Wanita 20 Tahun Jual Gadis Bawah Umur ke Pria Hidung Belang, Pasang Tarif Rp 1,7 Juta Sekali Kencan

Kemudian sekitar pukul 12.28 WIB, Tim Rescue Basarnas Banda Aceh bergerak ke Pelabuhan Ulee Lheue menggunakan Rescue Compartmen.

"Kurang lebih pukul 15.00 WIB, KN SAR Kresna bergerak ke titik medevac dengan estimasi tiba di titik lokasi medevac sekitar pukul 15.30 WIB," terang Kakansar Budiono.

Lalu, sekitar pukul 16.50 WIB, tim tiba dan dititik medevac dan selanjutnya mengevakuasi korban dari Kapal ST Peter ke kapal KN SAR Kresna menuju ke Pelabuhan Ulee Lheue.

Korban Lapira Mark Paolo Cruz yang merupakan anak buah kapal (ABK) berbendera

Bahamas jenis Cargo tersebut dievakuasi ke RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Baca juga: Lebanon Kutuk Serangan Udara Israel, UNIFIL Tuduh Israel Langgar Resolusi DK PBB

Baca juga: Iran Dituduh Siap Bangun Senjata Nuklir 10 Pekan Lagi, Alasan Israel Serang Teheran

"Rute kapal tersebut Kalama menuju Galle Srilangka," jelas Budiono.

Setelah proses evakuasi dilakukan terhadap ABK tersebut, Kapal ST Peter melanjutkan perjalanan.

Proses evakuasi medis tersebut, Tim Gabungan Basarnas yang terlibat dari Lanal Sabang, Imigrasi Banda Aceh, KKP Malahayati, Bea Cukai, Agen Pelni, Syahbandar dan relawan RAPI tersebut, menurunkan alat utama (alut) KN SAR Kresna, Ambulan KKP, Rescue Compartmen, peralatan SAR air.

Lalu, peralatan komunikasi, peralatan hart dan responder Bag dan APD Covid-19.(*)

Baca juga: Iran Eksekusi Remaja Putri 15 Tahun, Amnesty Sebut Sebagai Tindakan Kejam Terhadap Anak-anak

Baca juga: Presiden Tunisia Tegaskan Tidak Ada Jalan Mundur, Oposisi Sebut Kudeta

Baca juga: Mahasiswa Yaman Kecam Milisi Houthi, Gara-gara Minta Gaji Pegawai Dinaikkan, Profesor Ditembak Mati

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved