Berita Banda Aceh
Rektor Serahkan Penghargaan untuk 59 Pegawai Universitas Syiah Kuala
Rektor USK, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng, menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 59 pegawai di lingkungan universitas tersebut.
Sebanyak 12 penerima Satyalancana hadir secara luring dan 47 lainnya secara daring.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng, menyerahkan penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 59 pegawai di lingkungan universitas tersebut.
Penyerahan itu dilakukan bersamaan dengan pengambilan sumpah 37 Pegawai Negeri Sipil (PNS) USK yang dilaksanakan secara daring dan luring dari Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, pada Senin (9/8/2021).
Baca juga: Universitas Syiah Kuala Buka Program Magister Kecerdasan Buatan
Baca juga: Peneliti Tujuh Negara Bahas Masalah Perikanan
Baca juga: LDK-Assalam Universitas Samudra Langsa Kembali Menangkan PHP2D Dikti Kemendikbud
Rektor dalam sambutannya, menyampaikan selamat kepada pegawai yang menerima penghargaan Satya Lencana atas pengabdiannya di USK selama ini.
Semangat dan dedikasi mereka selama ini, menurut Prof Samsul, sudah turut serta membawa USK berhasil meraih berbagai pencapaian seperti sekarang ini.
Rektor juga mengingatkan agar pegawai USK terus berbenah dengan mengubah mindset serta meningkatkan kompetensinya, dalam menghadapi perubahan dunia yang tidak pasti.
Menurut Prof Samsul, pandemi Covid-19 yang masih terjadi sekarang adalah bukti bahwa dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian.
Baca juga: Heryanty Anak Akidi Tio Dilaporkan ke Polda Sumsel, Dugaan Kasus Penipuan Rp 2,5 Miliar
Baca juga: Petugas Geledah Rutan Banda Aceh
Baca juga: Inilah 8 Wanita Muda yang Dibooking Anggota DPRD Labura untuk Pesta Narkoba di Hotel
Pada kesempatan yang sama, Rektor juga menyoroti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 yang diterapkan di Banda Aceh saat ini seperti tidak ada artinya.
Alasannya, kata Prof Samsul, masih banyak orang yang berkumpul atau beraktivitas secara bebas seolah pandemi sudah berakhir.
Rektor menegaskan, pandemi ini tidak akan berakhir jika hanya sebagian orang saja yang peduli dan lainnya tidak.
Hal inilah yang terjadi di Amerika, di mana varian delta meningkat di negara tersebut.
Sebab, masih ada masyarakat Amerika termasuk pemimpin yang tidak peduli dengan pandemi ini.
Baca juga: Kaum Mak Ngotot Pantau Malam Pertama Anaknya, Pengantin Wanita Sampai Stres
Baca juga: Begini Kelanjutan Kasus Jerinx SID, Ditetapkan Jadi Tersangka, Adam Deni Singgung soal Ini
Baca juga: Terungkap, Alasan Amanda Manopo-Billy Syahputra Putus, Pesan Berkali-kali Syarat Calon Suami
Untuk itulah, Rektor mengharapkan pegawai USK dapat menjadi contoh di masyarakat bagaimana semestinya menghadapi pandemi ini.
“Jadi, tidak ada gunanya kalau hanya USK yang peduli.
Maka banyak orang berkomentar, ketika kita umumkan USK ada sembilan orang meninggal dan 300 positif, langsung heboh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/59-pegawai-usk-terima-satyalancana-karya-satya.jpg)