Breaking News:

Berita Langsa

Kakek 74 Tahun Pensiunan PTPN I Langsa Ditemukan Meninggal Tergantung, Diduga Bunuh Diri 

Kakek Paino ditemukan meninggal tergantung menggunakan tali nilon di tiang jemuran kain di bagian belakang rumah anak (menantunya), pukul 06.30 WIB.

Penulis: Zubir | Editor: Saifullah
Foto Dokumen Polsek Birem Bayeun
Petugas Kepolisian dan TNI saat menurunkan jenazah korban yang masih tergantung di lokasi. 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Seorang pria uzur warga Paya Rambung, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur yang merupakan pensiunan PTPN I, Paino (74), Rabu (11/8/2021) pagi, ditemukan meninggal tergantung diduga bunuh diri

Kakek Paino ditemukan meninggal tergantung menggunakan tali nilon di sebuah tiang jemuran kain di bagian belakang rumah anak (menantunya), sekitar pukul 06.30 WIB.

Kejadian tersebut pun langsung membuat geger masyarakat di salah satu desa pedalaman dalam wilayah Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur tersebut.

Keluarga tidak bersedia jenazah Paino dilakukan visum oleh pihak Kepolisian, dan mereka akan langsung melakukan penguburan terhadap jenazah kakek tersebut. 

Keuchik Paya Rambung, Muhammad Rafiq, Rabu (11/10/2021), mengatakan, Kek Paino pertama kali diketahui tergantung dengan tali nilon di sebuah tiang rumah pada pagi hari, di mana dia tinggal selama ini.

Posisi korban berada di belakang rumah anaknya itu, diketahui pertama kali oleh salah seorang warga setempat yang kebetulan lewat di sana.

Baca juga: Wanita Pengantin Baru Ditemukan Tewas Gantung Diri, Baru Sehari Menikah dengan Suaminya

Baca juga: Camat Tewas Gantung Diri di Kamar, Ditemukan Surat untuk Kapolres di Saku Baju

Baca juga: Istri Tewas Bersimbah Darah di Indramayu, Suami Ditemukan Gantung Diri di Pohon Mangga

"Korban pertama kali ditemukan sudah meninggal tergantung oleh Supralena, sekitar pukul 06.30 WIB, dan saat itu juga memberitahukan kepada kami," sebutnya.

Setelah mengetahui kejadian ini, Keuchik langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Birem Bayeun Polres Langsa .

Disebutkan Muhammad Rafiq, selama ini korban yang merupakan pensiunan karyawan PTPN I Langsa tinggal bersama menantunya di Desa Paya Rambong. 

Sepengetahuan Keuchik, korban tidak ada masalah selama ia tinggal di sana.

“Tapi apakah ia ada masalah pribadi tidak diketahui, karena korban memang jarang berkomunikasi dengan warga sekitar,” ujar Keuchik. 

Berapa saat setelah kejadian itu, jenazah korban langsung disemayamkan di rumah anaknya dan pihak keluarga tidak bersedia dilakukan visum terhadap korban.

Baca juga: Pria 46 Tahun Tewas Gantung Diri di Pohon Jati, Korban Sempat Ngaku ke Ibunya Pusing Banyak Utang

Baca juga: Suami Tewas Gantung Diri Usai Bertengkar dengan Istri, Tulis Pesan Terakhir di Tembok Rumah

Baca juga: Suami Menolak Ajakan Istri Berhubungan Badan, Istrinya Kecewa Pilih Gantung Diri

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Hadianto, SH, MH, saat dihubungi Serambinews.com membenarkan, jika ada warga di Desa Paya Rambong diduga bunuh diri.

"Ia benar ada warga di Desa Paya Rambung diduga bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya dengan tali. Namun, keluarga korban tidak mau jenazah Paino dilakukan visum," tutup Kapolsek.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved