Berita Aceh Tamiang
Ruang Pinere RSUD Aceh Tamiang Penuh, Masyarakat Diminta Tingkatkan Imun dan Disiplin Protkes
mengimbau masyarakat meningkatkan imun dan disiplin protokol kesehatan pasca-penuhnya Ruang Pinere rumah sakit umum daerah Aceh Tamiang
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang mengimbau masyarakat meningkatkan imun dan disiplin protokol kesehatan pasca-penuhnya Ruang Pinere rumah sakit umum daerah setempat.
Dikhawatirkan bila dua aspek ini diabaikan, lonjakan Covid-19 yang lebih parah di Aceh Tamiang.
“Hari ini kapasitas Ruang Pinere sudah overload dan terbatas, RSUD kita cuma satu, kalau pasien melonjak, maka pelayanan RSUD akan kewalahan dan tidak maksimal,” kata Ketua Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, Rabu (11/8/2021) malam.
Baca juga: Ruang Pinere Penuh, RSUD Aceh Tamiang Tambah Delapan Kamar Perawatan Covid-19
Devi mengungkapkan kondisi ini diperparah kebijakan rumah sakit rujukan di daerah lain yang juga sudah overload, sehingga tidak mampu menampung pasien dari Aceh Tamiang.
“Harapannya kepada masyarakat Aceh Tamiang untuk bersama membantu Satgas dalam penanganan Covid-19, kalau semua masyarakat tingkat imunnya tinggi dan bisa menjaga disiplin kesehatannya.
Setidaknya bila terpapar tidak harus dirawat di RSUD, cukup dengam isolasi mandiri di rumah saja,” kata Devi.
Diketahui RSUD Aceh Tamiang terpaksa membuka kamar tambahan untuk merawat pasien Covid-19, menyusul membludaknya jumlah pasien dalam lima hari terakhir.
Baca juga: Tingkatkan Gizi di Masa Pandemi Covid-19, Aceh Tamiang Kampanyekan Gemar Makan Ikan
Direktur RSUD Aceh Tamiang, Andika Putra mengatakan penambahan kamar sebanyak delapan unit ini dilakukan sejak Selasa (10/8/2021) sore.
Hal ini terpaksa dilakukan menyusul terjadinya penambahan delapan pasien yang harus dirawat sesuai protokol kesehatan.
“Artinya Ruang Pinere kita hanya 30 kamar, sementara sejak kemarin ada penambahan delapan pasien yang harus ditangani sesuai protokol kesehatan,” kata Andika, Rabu (11/8/2021).
Andika menjelaskan penambahan kamar ini sudah atas izin dan masukan Bupati Aceh Tamiang, Mursil yang menginginkan pasien Covid-19 ditangani dengan cepat dan baik.
Baca juga: Begini Perkembangan Kasus Remaja Sumut Tusuk Toke Salak di Pidie
Menurutnya lonjakan Covid-19 terjadi dalam lima hari terakhir, dan belakangan ini setiap harinya ada penambahan 26 kasus baru.
“Sudah tidak biasa, setiap harinya menembus 26 pasien, saya lapor dan minta izin bupati untuk membuka kamar tambahan,” ungkapnya.
Dijelaskannya kondisi 38 pasien yang dirawat di RSUD Aceh Tamiang terbagi dalam tiga kategori.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/agusliayana-devita-3.jpg)