Breaking News
Kamis, 16 April 2026

Berita Aceh Barat

Pansus DPRA Temukan Pembangunan Satu Rumah Duafa di Aceh Barat Terbengkalai, Diduga Proyek Siluman

Pihak dinas terkait dari provinsi juga tak memberikan data bantuan rumah untuk duafa sebagaimana dibutuhkan Tim Pansus DPRA ini.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Kirman Tarmizi
Tim Pansus menemukan pembangunan satu rumah duafa yang sudah terbengkalai dan tak diketahui siapa atau dari sumber dana mana rumah itu dibangun di kawasan Desa Sawang Teubee, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Rabu (11/8/2021) 

Pihak dinas terkait dari provinsi juga tak memberikan data bantuan rumah untuk duafa sebagaimana dibutuhkan Tim Pansus DPRA ini. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Pansus LHP BPK Dapil 10 DPRA menemukan ada rumah duafa atas nama M Amin di Desa Sawang Teube, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, terbengkalai.

Pihak dinas terkait dari provinsi juga tak memberikan data bantuan rumah untuk duafa sebagaimana dibutuhkan Tim Pansus DPRA ini. 

Sekretaris Pansus DPRA, Tarmizi SP, mengungkapkan hal ini kepada Serambinews.com, Rabu (11/8/2021), seusai meninjau rumah tersebut.

“Menyangkut dengan rumah duafa tersebut, kita sudah cocokkan data dengan Dinas Perkim Kabupaten Aceh Barat yang mana rumah tersebut bukan bantuan ini. 

Dinas Perkim Aceh Barat mengakui ada membangun sepuluh unit rumah duafa, tetapi bukan di Kaway XVI," kata Tarmizi. 

Kemudian, kata Tarmizi, setelah beredar isu soal rumah tersebut, pihak Dinas Perkim Aceh, baru mengirimkan data dan menyebutkan bahwa dari provinsi untuk tahun 2020 juga tidak ada bantuan rumah tersebut.

Baca juga: Pansus DPRA Nilai Pembangunan Jembatan Krueng Teukuh tak Profesional, YARA Abdya Minta Diusut

“Timbul pertanyaan dari kita semua, dari mana juga sumber bantuan rumah tersebut,” kata Tarmizi.

Sementara Keuchik Sawang Teubee, kata Tarmizi, menurut hasil konfirmasi mereka, mengaku telah membuat proposal pada tahun 2019 silam ditujukan Perkim Aceh.

Sebelumnya, kata Tarmizi, Pansus DPRA juga telah menyurati Gubernur Aceh, bahwa DPRA akan melaksanakan pasus, disertai dengan jadwalnya.

Oleh karena itu, semua SKPA diminta untuk mendampingi tim Pansus dengan membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Nah, kata Tarmizi, khusus Dinas Perkim Aceh tidak memberikan data kepada DPRA terkait pembangunan rumah duafa.  

Baca juga: Periksa Proyek Bermasalah, Pansus DPRA akan Turun ke Lapangan di Dapil Masing-masing

Kondisi tersebut tentunya semakin mengherankan dan menjadi teka-teki terhadap keberadaan rumah tersebut, sehingga untuk sementara rumah itu diduga proyek siluman, sebab bantuan dari pusat juga tidak ada.

“Kenapa kami mengetahui terhadap bantuan rumah duafa yang terbengkalai tersebut, karena berdasarkan laporan masyarakat, sehingga kami turun ke lapangan,” kata Tarmizi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved