Update Covid 19

Satgas: Masyarakat Jangan Anggap Covid-19 Sebagai Penyakit Flu Biasa yang Bisa Diabaikan

Menurutnya ada banyak kasus Covid-19 berakhir fatal hingga pasiennya meninggal dunia hanya karena sangat terlambat meminta bantuan medi selain ada pen

Penulis: Ansari Hasyim | Editor: Ansari Hasyim
Republic World
Varian Delta Virus Corona Lebih Berbahaya, Banyak Menyerang Orang Berusia Muda 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan setiap individu seyogyanya tidak lagi memandang Covid-19 sebagai penyakit flu yang bisa diabaikan.

"Setiap merasakan deman, nyeri tenggorokan, batuk, dan hilang daya penciuman, segera memeriksa diri ke Puskesmas terdekat. Semakin cepat mencari pertolongan medis Insya Allah kian mudah sembuh dan memperkecil risiko kematian," ujarnya kepada awak media, Senin (16/8/2021).

Menurutnya ada banyak kasus Covid-19 berakhir fatal hingga pasiennya meninggal dunia hanya karena sangat terlambat meminta bantuan medi selain ada penyakit penyerta dan faktor lanjut usia.

Dia sebutkn catatan kasus kematian Covid-19 umumnya karena faktor terlambat berobat.

Baca juga: Wanita 31 Tahun Dibunuh Pria 25 Tahun Usai Berhubungan, Ribut Soal Harga hingga Pelaku Minta Diskon

Baca juga: HUT Kemerdekaan Ke-76 RI di Aceh Selatan Berlangsung Khidmat

Pasien tiba di rumah sakit pada saat penyakitnya sudah stadium lanjut, dan bahkan ada yang sudah kritis, katanya.

“Umur manusia memang sudah ditentukan, namun ikhtiar untuk menyelamatkan nyawa dan kehidupan merupakan tugas wajib yang mesti kita tunaikan bersama,” tutur SAG.

Kasus kumulatif

Selanjutnya ia melaporkan kasus akumulatif kasus Covid-19 Aceh telah mencapai 27.774 orang, hingga 16 Agustus 2021.

Pasien Covid-19 yang sedang dirawat sebanyak 5.457 orang.

Para penyintas Covid-19, (yang sudah sembuh) sebanyak 21.127 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 1.190 orang.

Data kasus akumulatif tersebut termasuk kasus positif baru harian yang bertambah lagi pada Senin (16/8/2021)sebanyak 341 orang.

Pasien yang sembuh bertambah 136 orang, dan penderita Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 27 orang.

Kasus-kasus meninggal dunia yang dilaporkan tersebut meliputi warga Aceh Utara dan Aceh Besar sama-sama enam orang.

Kemudian warga Aceh Tengah sebanyak empat orang, warga Aceh Tamiang dan Banda Aceh masing-masing tiga orang. Lima orang lagi masing-masing satu orang warga Langsa, Lhokseumawe, Gayo Lues, Sabang, dan warga Aceh Singkil.

Lebih lanjut ia memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 873 orang, meliputi 746 orang selesai isolasi, 51 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved