Minggu, 31 Mei 2026

Sosok Mullah Abdul Ghani Baradar Pendiri Taliban, Veteran Perang Bertempur Singkirkan Soviet

Pada Minggu (15/8/2021), pasukannya telah merebut Kabul dan dia sekarang menjadi kandidat kuat menjadi pemimpin Afghanistan selanjutnya.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
ANADOLU AGENCY
Wakil Pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar. 

Dia pernah menjabat sebagai wakil menteri pertahanan ketika AS menginvasi pada 2001.

Sekalipun dia tidak muncul di publik, dia tetap aktif dalam kepemimpinan Taliban di pengasingannya di Pakistan.

Baca juga: Indonesia Takkan Tutup Kedubes di Kabul, Meski Taliban Sudah Berkuasa di Afghanistan

Baca juga: Jerman, Inggris dan Swedia Tata Ulang Bantuan ke Afghanistan

Perjanjian Doha

Pada 2010, CIA melacak Baradar hingga ke kota Karachi di Pakistan dan pada Februari tahun itu, dinas intelijen Pakistan (ISI) menangkapnya.

Namun pada 2018, dia dibebaskan atas permintaan pemerintahan Trump sebagai bagian dari negosiasi AS yang sedang berlangsung dengan Taliban di Qatar, dengan pemahaman bahwa dia dapat membantu menengahi perdamaian.

Pada Februari 2020, Baradar menandatangani Perjanjian Doha, di mana AS berjanji untuk meninggalkan Afghanistan dan Taliban akan masuk ke dalam pengaturan pembagian kekuasaan dengan pemerintah Presiden Ashraf Ghani di Kabul.

Kemudian pada September 2020, ia berfoto bersama dengan Mike Pompeo menteri luar negeri AS era Trump, yang "mendesak Taliban untuk mengambil kesempatan ini untuk menjalin penyelesaian politik dan mencapai gencatan senjata yang komprehensif dan permanen".

Disebutkan pertemuan itu memiliki tujuan untuk mengakhiri perang 40 tahun dan memastikan bahwa Afghanistan bukan ancaman bagi Amerika Serikat atau sekutunya.

Perjanjian Doha digembar-gemborkan sebagai deklarasi perdamaian yang penting, tetapi tidak berjalan dan Taliban tetap melakukan penyerangan.

Mengutip Daily Mail, itu hanyalah trik Taliban mengalahkan AS.

Para milisi Taliban menunggu sampai ribuan tentara Amerika pergi, sebelum melancarkan serangan besar-besaran untuk merebut kembali Afghanistan, mematahkan kerja sama selama 2 dekade oleh koalisi pimpinan AS.

Baca juga: Wanita RA Dirawat di Ruang Pinere Kesdam IM, Positif Covid-19 saat Hadiri Peringatan MoU Helsinki

Baca juga: Sosok Jubir Taliban, Zabihullah Mujahid yang Selama Ini Jadi Misteri, Akhirnya Muncul ke Publik

Baca juga: HUT ke-76 RI, Pegadaian Berikan Promo Cashback Hingga 45%

Kompas.com dengan judul "Sepak Terjang Mullah Baradar, Veteran Perang yang Usir Soviet hingga Negosiator Taliban dalam Perjanjian Doha "

BACA BERITA AFGHANISTAN LAINNYA

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved