Berita Aceh Timur
Satu Pelaku Utama Pembunuh Gajah di Aceh Timur Ditetapkan DPO
"Pelaku utama yang membunuh gajah dua orang. Satu orang berhasil kita tangkap, yaitu JN. Sedangkan satu lagi IS kita tetapkan sebagai DPO, karena...
Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
"Pelaku utama yang membunuh gajah dua orang. Satu orang berhasil kita tangkap, yaitu JN. Sedangkan satu lagi IS kita tetapkan sebagai DPO, karena tidak ada di rumahnya saat penggerebekan, dan saat ini sedang dalam pengejaran kita," ungkap AKBP Eko.
Laporan Seni Hendri Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, mengatakan, pelaku utama yang telah membunuh gajah liar ini dua orang yaitu warga Aceh Timur, berinisial JN dan IS.
"Pelaku utama yang membunuh gajah dua orang. Satu orang berhasil kita tangkap, yaitu JN. Sedangkan satu lagi IS kita tetapkan sebagai DPO, karena tidak ada di rumahnya saat penggerebekan, dan saat ini sedang dalam pengejaran kita," ungkap AKBP Eko.
Kapolres mengatakan, motif pelaku membunuh gajah liar ini karena motif ekonomi.
Keberhasilan Polres Aceh Timur, ini menangkap lima pelaku dalam kasus ini mulai dari pembunuh gajah liar, pembeli gading hingga pengrajinnya, diapresiasi oleh Bupati Aceh Timur, Kajari Aceh Timur, Kepala BKSDA Aceh, dan Dandim Aceh Timur.
"Hutan Aceh Timur ini sangat luas, memiliki potensi yang luar biasa termasuk memiliki puncak Rocky dengan ketinggian 3000 mdpl yang didalamnya banyak satwa liar. Karena itu, mari kita lestarikan satwa liar dan hutan kita, termasuk pemilik HGU diharapkan membersihkan HGU mereka dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, karena selama ini beberapa kali gajah mati ditemukan di HGU yang semak dan menjadi sarang gajah," ungkap H Hasballah Bin HM Thaib atau Rocky Bupati Aceh Timur.
Baca juga: Pembunuh Gajah di Aceh Timur Ditangkap, Pelaku Jual Gading ke Jawa Barat
Diberitakan sebelumnya, Polres Aceh Timur, berhasil mengungkap pelaku pembunuhan gajah yang ditemukan mati tanpa kepala, di areal perkebunan PT Bumi Flora, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Minggu (11/7/2021) lalu.
Petugas berhasil mengamankan dua warga Aceh, dan tiga warga Jawa Barat.
"Pelaku kita amankan 5 orang, 2 warga Aceh, dan 3 warga dari luar Aceh yaitu dari Jawa Barat," ungkap Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, dalam konfrensi pers di Mapolres Aceh Timur, Kamis (19/8/2021).
Dalam konferensi pers itu, Kapolres Aceh Timur, didampingi Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH, Kajari Aceh Timur, Semeru SH, Kepala BKSDA Aceh, Agus Rianto, perwakilan Dandim, Kasat Reskrim AKP Dwi Arys Purwoko.
Kapolres Aceh Timur, mengatakan hasil dari penyelidikan tim opsnal Sat Reskrim Polres pertama kali berhasil menangkap JN pelaku utama yang membunuh gajah dengan cara diracun, lalu memotong kepala gajah dan mengambil gadingnya.
JN ditangkap di tempat persembunyiannya di rumah temannya di Desa Beruru, Kecamatan Peudada, Bireuen, 10 Agustus 2021.
Baca juga: Gajah Rusak Kebun di Pidie Jaya, Diduga Dampak Pembalakan Liar, Ini Kata Ketua Satgas Penanggulangan
Setelah JN ditangkap, dia mengaku telah lima kali berusaha meracuni gajah sejak 2017.
Tapi hanya dua kali yang berhasil, termasuk gajah yang dipotong kepalanya untuk diambil gading pada 11 Juli Lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pembunuh-gajah-pembeli-dan-pengrajinnya-sebanyak-5-orang-di-mapolres-aceh-timur.jpg)