Berita Aceh Barat
Bawakan Tari, Puisi hingga Pantun, Puluhan Seniman Aceh Meriahkan Pagelaran Seni Budaya
Kepala RRI Meulaboh, Jaya Maulana Rukmantara, Sabtu (21/8/2021), kepada wartawan mengatakan, para seniman yang tampil dalam pagelaran seni budaya itu
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nurul Hayati
Kepala RRI Meulaboh, Jaya Maulana Rukmantara, Sabtu (21/8/2021), kepada wartawan mengatakan, para seniman yang tampil dalam pagelaran seni budaya itu seperti Tarian Likok Pulo, Tari Kreasi Baru Panen Buah, Jambo Band, musisi Aceh Said Azmi.
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Puluhan seniman di Aceh ikut meriahkan pagelaran seni dan budaya yang dilaksanakan oleh RRI Meulaboh di kawasan Desa Pasie Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, pada Jumat (20/8/2021) malam.
Pagelaran Budaya merupakan event tahunan yang diselenggarakan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) dan pada tahun ini di RRI Meulaboh dengan mengangkat tema "Ayo Bangkit Melawan Covid".
Kegiatan tersebut berlangsung hanya satu malam saja.
Pagelaran tersebut dalam rangka memberikan ruang kreativitas pelaku seni dan budayawan, untuk melestarikan budaya lokal di Indonesia.
Kepala RRI Meulaboh, Jaya Maulana Rukmantara, Sabtu (21/8/2021), kepada wartawan mengatakan, para seniman yang tampil dalam pagelaran seni budaya itu seperti Tarian Likok Pulo, Tari Kreasi Baru Panen Buah, Jambo Band, musisi Aceh Said Azmi.
Selain menampilkan sejumlah sanggar seni dan budayawan, acara tersebut juga dimeriahkan dengan ajang baca puisi yang disampaikan oleh kepala daerah atau yang mewakilinya tampil di atas pentas seni budaya tersebut.
Baca juga: Profil Mariam Ghani, Putri Ashraf Ghani yang Berprofesi sebagai Seniman di Brooklyn
Pada sesi pertama tampil Wakil Ketua DPRK Aceh Barat H Kamaruddin dengan membacakan puisi karya Indah Maisarah Alkira bertema "Apa Kabar Indonesia".
Puisi ini menceritakan, sebuah perjuangan pemimpin dan kondisi bangsa Indonesia saat ini.
"Pimpinan berjuang untuk makmur untuk rakyatnya, masyarakat harus sejahtera bagaimanapun caranya, meski saat ini kita dalam masa pandemi Covid-19," katanya menjawab MC Darmayani dan Nanda.
Kemudian, Sekda Aceh Barat Marhaban SE juga tampil membacakan puisi dengan judul "Merdeka dan Duka".
Karya anak bangsa ini dibaca mengalir dengan aransement music gugur bunga.
Sehingga membuat suasana malam hening dan sedih.
Baca juga: Inilah Mariam Putri Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Hidup Bebas sebagai Seniman di New York City
Puisinya ini menceritakan pengorbanan pejuang bangsa, merebut Kemerdekaan Republik Indonesia dan duka bangsa Indonesia saat ini melawan Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pagelaran-seni-budaya-yang-dilaksanakan-oleh-rri-meulaboh.jpg)