Breaking News:

Berita Luar Negeri

Lembah Panjshir Bakal Jadi Arena Perang, Taliban Kerahkan Pejuang Untuk Serang Pasukan Ahmad Massoud

Taliban telah mengirim ratusan pejuangnya menuju ke Lembah Panjshir Untuk Serang Pasukan Ahmad Massoud

Editor: Muhammad Hadi
AFP PHOTO/AHMAD SAHEL ARMAN
Seorang milisi berdiri bersama anggota pasukan pemerintah Afghanistan pada 19 Agustus 2021. Wakil Presiden Amrullah Saleh dan pemimpin milisi lokal Ahmad Massoud dilaporkan membentuk kembali kelompok perlawanan terhadap Taliban di Lembah Panjshir.(AFP PHOTO/AHMAD SAHEL ARMAN) 

Lembah Panjshir Bakal Jadi Arena Perang, Taliban Kerahkan Pejuang Untuk Lawan Pasukan Ahmad Massoud

SERAMBINEWS.COM - Lembah Panjshir bakal menjadi arena perang di Afghanistan.

Ini merupakan benteng terakhir perlawanan anti- Taliban.

Tapi sepertinya Taliban segera ingin merebut dan menguasai Lembah Panjshir.

Sudah menjadi rahasia umum, Lembah Panjshir cukup bersejarah sebagai benteng terakhir pejuang yang sulit ditaklukkan sejak era Uni Soviet. 

Makanya, seperti kelompok Mujahidin sebelumnya, pasukan Ahmad Massoud juga menjadi Lembah Panjshir sebagai benteng terakhir melawan Taliban.

Akankah Taliban mampu merebut Lembah Panjshir atau bakal gagal?

Tapi pihak Taliban mengatakan telah mengirim ratusan pejuangnya menuju ke Lembah Panjshir.

Baca juga: Beredar Rekaman Video Mengerikan, Taliban Eksekusi Kepala Polisi Afghanistan

Lembah Panjshir salah satu dari sedikit bagian Afghanistan yang belum dikendalikan kelompok itu.

Sejak Taliban menyerbu Afghanistan, kedipan perlawanan mulai muncul dengan beberapa mantan pasukan pemerintah berkumpul di Panjshir, utara Kabul, yang telah lama dikenal sebagai benteng anti- Taliban.

 “Ratusan Mujahidin Imarah Islam sedang menuju negara bagian Panjshir untuk mengendalikannya.

Setelah pejabat negara setempat menolak untuk menyerahkannya secara damai,” tulis kelompok itu di akun Twitter berbahasa Arabnya pada hari Minggu seperti dilansir, Aljazeera, Senin (23/8/2021).

Sementara itu, Ahmad Massoud, yang pasukannya mengendalikan pertikaian anti-Taliban yang signifikan terakhir.

Baca juga: BREAKING NEWS - Pemilik Toko di Langsa Dirampok, Puluhan Juta Rupiah Raib, Korban Melawan 2 Pelaku

Pada hari Minggu bahwa dia berharap untuk mengadakan pembicaraan secara damai dengan kelompok yang merebut kekuasaan di Kabul seminggu yang lalu.

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved