Breaking News

Viral Medsos

Fakta Video Viral Pria Palak Penjual Susu Jahe dan Tendang Gerobak, Pelaku Bukan Anggota Ormas

Belakangan diketahui penyebab kerusakan gerobak penjual susu jahe merah itu disebut karena ditendang oleh oknum anggota ormas.

Editor: Faisal Zamzami
Kolase Tribunnews.com: TribunJakarta/Istimewa dan Instagram.com/info_ciledug
(Kiri) Pelaku dan korban sepakat berdamai dan (Kanan) Tangkap layar video pemalakan yang viral di media sosial. 

SERAMBINEWS.COM - Video yang memperlihatkan oknum anggota ormas palak penjual susu jahe merah di Tangerang, Banten, viral di media sosial.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, video menjadi bahan perbincangan setelah diunggah oleh akun Instagram @info_ciledug.

Dalam rekaman yang dibagikan tampak sebuah gerobak berwarna putih dalam posisi terjungkal.

Payung gerobak penjual susu jahe merah itu juga tampak patah bagian penyangganya.

Selain itu, terlihat pecahan mangkuk berserakan di lokasi kejadian.

Belakangan diketahui penyebab kerusakan gerobak penjual susu jahe merah itu disebut karena ditendang oleh oknum anggota ormas.

Selain video, akun @info_ciledug juga memberikan keterangan:

DUA PRIA MABUK PALAK PEDAGANG DAN RUSAK DAGANGAN DI TAMAN ASRI

Terjadi aksi pengrusakan disertai pemalakan kepada salah satu pedagang di Taman Asri, Larangan Tangerang. Minggu, (22/8/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Menurut keterangan, aksi ini dilakukan oleh 2 orang oknum ormas yang diduga sedang dalam kondisi mabuk.

Belum diketahui identitas kedua orang yang melakukan pemalakan dan pengerusakan sejumlah barang dalam peristiwa tersebut.

Hingga Senin (24/7/2021), video sudah ditonton lebih dari 17 ribu kali dan menuai komentar beragam dari warganet.

Tangkapan layar diduga oknum ormas yang menendang gerobak susu jahe karena meminta uang di Perumahan Taman Asri, Blok B, Kecamatan Larangan Kota Tangerang, Minggu (22/8/2021). (TribunJakarta/Istimewa)
Tangkapan layar diduga oknum ormas yang menendang gerobak susu jahe karena meminta uang di Perumahan Taman Asri, Blok B, Kecamatan Larangan Kota Tangerang, Minggu (22/8/2021). (TribunJakarta/Istimewa) (TribunJakarta/Istimewa)

Kesaksian warga

Dilansir dari TribunJakarta.com, seorang warga membenarkan kejadian yang viral tersebut.

Ia mengatakan, aksi pemalakan kerap terjadi di wilayah tersebut.

"Kalau sering sebenernya enggak, ada lah seminggu sekali dua kali selalu ada. Malak lah dia pokoknya ke pedagang-pedagang," ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Saat beraksi, oknum tersebut memang tidak mengenakan atribut.

Kendati demikian, warga sekitar tahu persis bahwa yang sering malak tersebut adalah anggota ormas.

"Enggak pake (atribut), tapi memang ormas. Kemarin malam datang lagi ormasnya yang nendang ganti-gantian. Orang Cipadu juga," terang warga itu.

Kata dia, gerobak yang ditendang dan dihancurkan itu jualan susu jahe.

Sampai payung pemilik pedagang tersebut pun patah karena ulah oknum ormas.

"Gerobaknya dimiringkan, sama payungnya patah. Di situ masih sepi pembeli, kasian," ujarnya.

Dirinya mengaku kecewa dengan aksi oknum tersebut.

Apalagi dalam melakukan aksinya mereka mematok harga.

"Semalam minta Rp 20 ribu pergerobak. Dia ga ngomong alasan apa cuma minta galak gitu aja. Dia mabuk," jelasnya.

Faktanya pelaku bukan anggota ormas

Pelaku (kedua dari kiri) yang meminta uang jatah preman sampai menendang gerobak pedagang susu jahe sudah berdamai dengan korbannya, Senin (23/8/2021).
Pelaku (kedua dari kiri) yang meminta uang jatah preman sampai menendang gerobak pedagang susu jahe sudah berdamai dengan korbannya, Senin (23/8/2021). (TribunJakarta/Istimewa)

Ketua Pimpinan Anak Cabang Organisasi Masyarakat (PAC Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Larangan Suryadi membantah oknum yang viral adalah anggotanya.

Suryadi mengatakan, oknum tersebut tidak terdaftar di dalam ormas PP.

"Enggak, bukan Ormas PP. Warga biasa cuma sudah diberesin sama Binmas sama keluarganya," terang Suryadi, dikutip dari TribunJakarta.com.

Ia melanjutkan, oknum tersebut sudah dalam penanganan kepolisian setempat.

"Sudah diganti gelasnya yang pecah. Itu warga biasa, makanya bawa-bawa ormas," tutur Suryadi.

Kata Polisi

Kapolsek Ciledug, Kompol Poltar L Gaol membenarkan pelaku bukanlah anggota ormas.

"Itu pribadi ya, bukan anggota ormas," ucap Poltar, dikutip dari TribunJakarta.com.

Poltar melanjutkan, antara pelaku dengan korban menempuh jalur damai.

Pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

Untuk saat ini, polisi hanya memberikan sanksi teguran dan peringatan.

"Kita ingatkan agar jadi Pionir Kamtibmas," tuntasnya.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Baca juga: Setelah Menikah, Citra Monica Ungkap Sifat Ifan Seventeen yang Bikin Luluh Hatinya

Baca juga: Sembilan Tenaga Kesehatan di Aceh Utara Masih Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Waled Marhaban Bakongan, Salah Satu Ulama Pembahas Fatwa MPU Tentang Wajib Bela Palestina

Tribunnews.com dengan judul Viral Video Oknum Anggota Ormas Palak Penjual Susu Jahe dan Tendang Gerobak, Ini Fakta Sebenarnya

BACA BERITA LAIN KASUS PEMALAKAN

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved