Breaking News:

TA Khalid Apresiasi Terbentuknya Badan Pangan Nasional

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Fraksi partai Gerindra Ir H TA Khalid MM mengapresiasi atas terbentuknya Badan Pangan Nasional (BPN)

Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Anggota DPR RI asal Aceh, TA Khalid 

SERAMBINEWS.COM - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Fraksi partai Gerindra Ir H TA Khalid MM mengapresiasi atas terbentuknya Badan Pangan Nasional (BPN) yang baru saja diteken oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo pada Rabu kemarin.

TA Khalid menyebut partisipasi partai Gerindra yang diwakilinya dalam Baleg DPR RI sepenuhnya yang mendorong dan melahirkan adanya Badan Pangan Nasional pada rapat kerja Baleg DPR RI 16 Maret 2021.

Bahkan sebelum masuk ke Baleg, di berbagai forum Raker dan RDP Komisi IV DPR RI, ia sangat getol dan menganggap sangat perlu adanya Badan Pangan Nasional untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional.

"Pentingnya membentuk Badan Pangan Nasional dengan menghindari egosektoral antarlembaga agar solusi beragam permasalahan pangan di Tanah Air dapat benar-benar dapat teratasi dengan tuntas," kata TA Khalid.

Baca juga: TA Khalid Serahkan Bantuan Untuk Kelompok Konservasi Penyu di Aceh Jaya

Akhirnya Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional.

Badan tersebut dibentuk menindaklanjuti Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Disitat dari laman resmi Kementerian Sekretariat Negara, Perpres Nomor 66 Tahun 2021 diteken presiden pada 29 Juli 2021 dan baru diumumkan pada 25 Agustus 2021.

Baca juga: Diduga Terkena Jeratan Babi, Begini Kondisi Tiga Harimau Sumatera Di Meukek Mati Mengenaskan

Badan Pangan Nasional dipimpin oleh seorang kepala. Struktur organisasi lainnya yakni Sekretariat Utama, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, dan Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan.

Setiap jabatan memiliki tugas dan fungsinya masing-masing sebagaimana diatur dalam Perpres.

Adapun pendanaan Badan Pangan Nasional dibebankan pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan sumber pendanaan lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.(*)

Baca juga: Isak Tangis Warnai Pemulasaran Jenazah Ayah Cut Meyriska

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved