Internasional
Qatar Siap Bekerjasama dengan Taliban, Isolasi Dapat Menjadi Malapetaka Bagi Afghanistan
Qatar siap bekerjasama dengan Taliban untuk membuka kembali bandara Kabul, Afghanistan. Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al
Taliban, yang telah mengadakan pembicaraan dengan anggota pemerintah Afghanistan sebelumnya dan masyarakat sipil lainnya, mengatakan akan segera mengumumkan kabinet penuh.
Sheikh Mohammed dari Qatar mengatakan kelompok itu telah menunjukkan keterbukaan terhadap gagasan pemerintah yang inklusif.
Taliban dikenal dengan aturan yang keras dari tahun 1996 hingga 2001.
Saat ini, Taliban berusaha meredakan kekhawatiran dengan berkomitmen menghormati hak-hak individu.
Bahkan, menegaskan perempuan akan dapat belajar dan bekerja di bawah kekuasaan mereka.
Sheikh Mohammed mengatakan mengisolasi Taliban selama pemerintahan terakhir mereka 20 tahun lalu menyebabkan situasi saat ini.
Sejak Taliban merebut Kabul, telah terjadi keterlibatan luar biasa dalam evakuasi dan kontraterorisme, yang memberikan hasil positif, katanya.
Baca juga: Qatar Jadi Pemain Kunci Evakuasi di Afghanistan, Setelah Penarikan Pasukan AS
Dia menambahkan pembicaraan tentang Qatar yang memberikan bantuan untuk menjalankan bandara Kabul sedang berlangsung dan tidak ada keputusan yang dibuat.
Maas mengatakan tidak ada jalan lain untuk melakukan pembicaraan dengan Taliban.
Dia menambahkan masyarakat internasional tidak dapat menanggung ketidakstabilan di Afghanistan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menteri-luar-negeri-qatar-sheikh-mohammed-bin-abdulrahman-al-thani.jpg)