Internasional
Pasukan Taliban Kepung Pemberontak, Serukan Perdamaian dan Letakkan Senjata
Taliban menyatakan mengepung satu-satunya provinsi yang tersisa yang menentang kekuasaannya. Seorang pemimpin senior Taliban telah menyerukan pembero
SERAMBINEWS.COM, KABUL - Taliban menyatakan mengepung satu-satunya provinsi yang tersisa yang menentang kekuasaannya.
Seorang pemimpin senior Taliban telah menyerukan pemberontak untuk merundingkan penyelesaian dengan kelompok itu.
Sejak jatuhnya Kabul pada 15 Agustus 2021, Lembah Panjshir menjadi satu-satunya provinsi yang bertahan melawan Taliban.
Meskipun ada juga pertempuran di provinsi tetangga Baghlan antara Taliban dan pasukan milisi lokal.
Sedangkan Taliban telah mengumumkan amnesti bagi semua warga Afghanistan yang bekerja dengan pasukan asing selama dua dekade terakhir.
Baca juga: Qatar Siap Bekerjasama dengan Taliban, Isolasi Dapat Menjadi Malapetaka Bagi Afghanistan
Tetapi orang banyak yang takut akan pembalasan terus berbondong-bondong ke perbatasan.
Dalam upaya melarikan diri dari negara yang terkurung daratan itu.
Motaqi mengatakan Taliban telah melakukan banyak upaya untuk bernegosiasi dengan para pemimpin pasukan oposisi di Panjshir.
Seorang juru bicara Front Perlawanan Nasional Afghanistan, yang mengelompokkan pasukan di lembah Panjshir, mengatakan pasukan Taliban telah melancarkan serangan dua hari lalu.
Dimana, telah menyerang di tiga atau empat daerah yang berbeda, tetapi telah digagalkan.(*)
Baca juga: Jurnalis Wanita, Pembuat sejarah Mewawancarai Juru bicara Taliban Juga Kabur dari Afghanistan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kelompok-pemberontak-di-afghanistan.jpg)