Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pria Renta yang Lagi Berobat di Banda Aceh Tega Cabuli Balita di Ulee Kareng, Ini Modus Operandinya

Perbuatan tak terpuji yang dilakukan pria uzur itupun menyulut kemarahan warga di salah satu gampong di Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
en.sun.mv
Ilustrasi pencabulan terhadap anak. 

Perbuatan tak terpuji yang dilakukan pria uzur itupun menyulut kemarahan warga di salah satu gampong di Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - MR (76) seorang pria renta asal Aceh Selatan yang tengah berobat di Banda Aceh atas penyakit yang dideritanya, diduga tega melakukan pencabulan terhadap seorang bocah perempuan yang diperkirakan masih berusia 4 tahun.

Perbuatan tak terpuji yang dilakukan pria uzur itupun menyulut kemarahan warga di salah satu gampong di Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Lalu, akhirnya kasusnya itupun bergulir ke proses hukum yang dilaporkan oleh orang tua korban, pada Rabu (1/9/2021).

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, di hari nahas tersebut bocah malang itu pergi bermain-main bersama anak sebayanya.

Kebetulan tak jauh dari balita itu bermain bersama teman-temannya tinggal MR yang disebut-sebut baru tinggal di desa dalam kecamatan Ulee Kareng tersebut.

Baca juga: Pisah Ranjang, Wanita Ini Didekati Pria Lain, Suami Pantau di Facebook, Cemburu Hingga Bunuh Istri

Baca juga: Dalam Dua Hari, Bertambah 82 Kasus Pasien Positif Covid-19 di Aceh Besar, Meninggal 9 Orang

Pelaku yang tengah berada di rumah itu dan diduga sedang sendiri, begitu melihat bocah itu, pria renta itupun memanggil bocah malang itu dengan menawarkan makanan sepotong roti dan susu.

Lugunya, bocah itu datang menghampiri tersangka MS dan bocah itu dibawa ke dalam rumah dan melakukan pencabulan terhadap bocah perempuan itu.

Balita itu pun pulang dan menceritakan semua yang dialaminya kepada orang tuanya.

Tak terima dengan apa yang sudah dilakukan tersangka, orang tua korban melaporkan hal itu ke perangkat gampong dan warga.

Pelaku MS pun sempat dipukul oleh orang tua korban, sebelum digiring ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca juga: Bentrokan Maut Terus Terjadi di Panjshir, Taliban Tunda Pembentukan Pemerintahan Baru Afghanistan

Baca juga: Michael Jordan Lelang Celana Dalam Bekasnya, Mulai Rp 7,1 Juta, Jersey Pernah Terjual Rp 19 Miliar

Kepada warga dan perangka gampong tersangka MS mengakui perbuatannya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha SIK, yang dihubungi Serambinews.com, Sabtu (4/9/2021), membenarkan telah terjadi perbuatan amoral tersebut.

Menurutnya, kasusnya ditangani Polsek Ulee Kareng.

Pun demikian, dirinya mengarahkan untuk penanganan kasusnya tetap dikoordinasikan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Banda Aceh.(*)

Baca juga: Tabung Gas dan Bola Lampu di Toko Raib, Pemilik Usaha Cek CCTV dan Malah Temukan Pocong

Baca juga: Pegawai Kontrak KPI Jadi Korban Kekerasan Seksual, KPI Diminta Libatkan Ekstrenal untuk Investigasi

Baca juga: Vaksinasi untuk Anak-anak Masih Kontroversi, Komite Vaksinasi Inggris Tak Rekomendasi untuk Usia Ini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved