Breaking News:

Internasional

Keluarga Korban Serangan 11 September 2001 Kecam Kritikan Jatuhnya Kabul Sama Seperti Saigon

Salah seorang keluarga korban serangan 11 September 2001 (9/11) mengecam kritikan jatuhnya Kabul, Afghanista sama seperti Saigon, Vietnam.

Editor: M Nur Pakar
NBC News/Jennifer Weiss
Monica Iken-Murphy, yang suaminya Michael Iken meninggal dalam serangan 11 September 2001 memegang foto hari pernikahan mereka pada 2000 di New York. AS pada 1 September 2016. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Salah seorang keluarga korban serangan 11 September 2001 (9/11) mengecam kritikan jatuhnya Kabul, Afghanista sama seperti Saigon, Vietnam.

Dia Monica Iken-Murphy, istri dari Michael Iken, salah seorang korban serangan menara selatan World Trade Center (WTC).

Dia mengecam kritikan yang menyamakan jatuhnya Kabul sama dengan jatuhnya Saigon.

Dia mengatakan berduka atas 13 anggota militer AS yang dibunuh oleh diri kelompok ISIS-Khorasan di gerbang Bandara Internasional Hamid Karzai.

Dia juga berduka atas orang Amerika Serikat lainnya yang tewas dalam pertempuran di Afghanistan.

“Saya berharap, anggota layanan kami tidak akan merasa mereka sia-sia,” katanya.

“Kami akan selamanya berterima kasih kepada mereka karena berjuang untuk orang yang kami cintai meninggal dalam serangan 9/11," ujarnya.

Baca juga: Tujuan Mulia AS di Afghanistan Gagal, Uang Miliaran Dolar Tidak Mampu Cegah Taliban Berkuasa

Saat ini, sebagai produser podcast, dia mengatakan telah melakukan percakapan ini dengan mantan menteri luar negeri dan calon presiden Hillary Clinton.

“Dia menunjukkan sesuatu yang harus kita semua ingat, yaitu bahwa selama itu tidak ada lagi serangan 9/11 di tanah AS,” kata Iken-Murphy.

“Dan dengan memiliki pasukan kami di sana, Navy SEAL dapat mengalahkan Al-Qaeda,” katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved