Breaking News:

Berita Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Marahi Pelaku Prostitusi di Meulaboh, Perintah Satpol PP Tutup Tempat Penginapan

Bupati Aceh Barat Ramli MS berang terkait adanya tempat prostitusi Meulaboh, di tengah pelaksanaan syariat Islam di Aceh dan khususnya di Aceh Barat

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Bupati Aceh Barat, Ramli MS bersama Satpol PP dan WH saat memperlihatkan mucikari dan empat orang wanita yang ditangkap di salah satu tempat penginapan di Jalan Gajah Mada Meulaboh, dalam kasus prostitusi, Senin (13/9/2021), yang berlangsung di Kantor Satpol PP dan WH. 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Bupati Aceh Barat Ramli MS berang terkait adanya tempat prostitusi Meulaboh, di tengah pelaksanaan syariat Islam di Aceh dan khususnya Kabupaten Aceh Barat.

Kondisi tersebut membuat dirinya sebagai pimpinan daerah cukup menyesalkan kejadian tersebut.

Sehingga meminta tempat-tempat penyedia wanita malam atau wanita penghibur untuk dicabut izin dan ditutup paksa.

Karena telah melakukan pelanggaran syariat Islam.

Dalam jumpa pers dengan wartawan di Kantor Satpol PP dan WH di Meulaboh, Senin (13/9/2021).

Terlihat amarah Bupati Aceh Barat Ramli MS memuncak memarahi mucikari dan para wanita malam tersebut.

Karena ulah mereka merusak nama baik daerah atas perbuatan melanggar Syariat Islam.

Baca juga: 4 Wanita Muda Ditangkap di Meulaboh, Sering Dibooking Pekerja Luar Aceh, Para Pria Lari dari Kamar

Dalam kesempatan itu, bupati memperlihatkan mucikari dan wanita malam kepada wartawan.

Para pelaku diminta untuk tidak mengulangi perbuatan maksiat tersebut yang dilarang oleh agama.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved