Polisi Teliti Proyektil Peluru Usut Kasus Penembakan Ustaz di Tangerang
Polisi pun langsung bergerak cepat untuk mengungkap peristiwa itu dengan mengumpulkan sejumlah bukti.
"Tiba-tiba ada suara tembakan, terdengar nyaring banget. Saya juga kaget dengarnya," ucap Kastuti.
Sang anak bungsu yang ikut bersama Ustaz Arman ke masjid, datang dan masuk ke dalam rumah terlebih dulu, dengan membuka pintu.
Lalu di luar rumah terdengar Ustaz Armand berteriak sambil meringis kesakitan.
"Saya tertembak," kata Kastuti menirukan perkataan suaminya.
Sontak, Kastuti dan Alif ke luar rumah.
Keduanya pun terkejut bukan kepalang saat melihat suami dan ayah mereka tersungkur di tanah bersimbah darah.
"Saya keluar menjerit-jerit meminta tolong kepada tetangga," kata Kastuti.
Menurut Alif memang kondisi saat itu sedang sepi. Kondisinya juga sudah mulai gelap dan tidak terlalu terang.
"Ayah saya tertembak di bagian perut, bahkan pelurunya sempat kena pintu," tuturnya.
Para tetangga pun turut membantu. Korban dibawa ke Rumah Sakit Mulya untuk mendapat pertolongan.
"Saya dapat kabar kalau keadaannya memburuk. Dan tidak lama suami saya sudah tidak ada," papar Kastuti dengan nada lirih.
Baca juga: Hari Ini Digelar Operasi Patuh Seulawah Selama 13 Hari di Pidie, Jangan Lupa Bawa Surat Kendaraan
Baca juga: Memotivasi Pengurus Lembaga Anti Narkoba dengan Hipnoterapi
Baca juga: Fakta Chelsea dan Liverpool, 5 Hasil Pertandingan Identik, Jumlah Gol dan Poin Sama, Bakal Juara
Tribunnews.com dengan judul Polisi Teliti Proyektil Peluru dalam Kasus Penembakan Seorang Ustaz di Tangerang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lokasi-penembakan-ustaz-di-kecamatan-pinang-kota-tangerang.jpg)