Internasional
Dua Tentara Israel Terluka Parah dan Lima Pejuang Hamas Tewas Dalam Bentrokan di Tepi Barat
Pejuang Hamas sempat bentrok dengan tentara Israel yang kembali melakukan penangkapan terhadap warga Palestina.
Hamas menyalahkan kematian mereka pada koordinasi berkelanjutan antara Otoritas Palestina ydan pemerintah Israel.
Hamas meminta para pendukungnya untuk merancang taktik dan cara yang membahayakan musuh dan mengurasnya dengan segala bentuk perlawanan.
Juru bicara Hamas Abdulatif al-Qanou menyalahkan Otoritas Palestina.
Dia mengatakan pertemuan baru-baru ini antara Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan pejabat Israel mendorong pendudukan lagi.
Otoritas Palestina (PA) mengakui pasukan keamanannya berkoordinasi dengan Israel untuk menekan Hamas dan kelompok militan lainnya.
PA mengutuk pembunuhan itu dan mengatakan pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas pagi berdarah ini dan kejahatan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan.
Bulan lalu, pasukan Israel bentrok dengan orang-orang bersenjata Palestina selama serangan larut malam di Jenin, menewaskan empat warga Palestina.
Baca juga: 80 Persen Warga Palestina Inginkan Presiden Mahmoud Abbas Mundur
Dalam beberapa bulan terakhir ini telah terjadi peningkatan kekerasan di Tepi Barat.
Dimana, lebih dari dua lusin warga Palestina tewas dalam bentrokan sporadis dengan pasukan Israel dan selama protes.
Bentrokan Minggu (26/9/2021) terjadi, hanya seminggu setelah Israel menangkap kembali enam buronan Palestina yang keluar dari penjara Israel.
Beberapa pelarian berasal dari Jenin, dan dua ditangkap di sana setelah pencarian ekstensif.(*)