Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Komisi I DPRA Dijadwalkan Tinjau Perbatasan Aceh-Sumut di Aceh Singkil

"Selepas shalat Jumat Komisi I DPRA meninjau tapal batas di Lae Balno. Pak Bupati Insya Allah mendampingi," kata Kabag Protokol dan Komunikasi...

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid mengecek perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara di Kecamatan Danau Paris, Kamis (21/2/2020). 

"Selepas shalat Jumat Komisi I DPRA meninjau tapal batas di Lae Balno. Pak Bupati Insya Allah mendampingi," kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Aceh Singkil, Khaldum. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dijadwalkan meninjau perbatasan Aceh dengan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) di kawasan Lae Baleno, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, Jumat (1/10/2021). 

Peninjauan tersebut terkait, permasalahan batas wilayah Aceh dengan Sumut. 

"Selepas shalat Jumat Komisi I DPRA meninjau tapal batas di Lae Balno. Pak Bupati Insya Allah mendampingi," kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Aceh Singkil, Khaldum. 

Sementara itu delegasi Komisi I DPR Aceh yang turun lapangan adalah Ir H Azhar Abdurrahman (PA), Fuadri SSi M MSi (PAN), Edy Kamal AMdKep (Demokrat) dan HRidwan Yunus SH (Gerindra).

Lalu drh Nuraini Maida (Golkar), Darwati A Gani (PNA), Tgk H Syarifuddin, MA (PKB) dan Tgk H Attarmizi Hamid (PPP).

Perbatasan Aceh dengan Sumut di Kabupaten Aceh Singkil, masih menimbulkan polemik di kalangan masyarakat. 

Baca juga: Kisruh Tapal Batas Aceh dan Sumut di Tenggulun Aceh Tamiang, Kapolres: Tetap Merujuk Permendagri

Kendati sudah keluar Permendagri Nomor 30 pada Juni 2020 tentang batas Daerah Kabupaten Aceh Singkil dengan Kabupaten Tapanuli Tengah.  

Kunjungan Komisi I DPRA juga dalam suratnya yang ditujukan kepada Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid menyebutkan dalam rangka peninjauan ke Kampung Lae Balno, mengenai pencaplokan batas wilayah Aceh oleh Provinsi Sumut secara sepihak. 

Di lapangan sendiri, sejauh pengamatan belum diketahui batas wilayah Aceh yang dicaplok Sumut. 

Memang muncul informasi, ada perusahan kelapa sawit yang areal HGU-nya masuk wilayah Aceh Singkil.

Padahal, isinya berada di Tapanuli Tengah. 

Persoalan lain yang terjadi perselisihan antar masyarakat Aceh Singkil dengan Tapanuli Tengah, mengenai perebutan lahan garapan. 

Warga berharap, hadirnya Komisi I DPRA bisa akhiri polemik tapal batas tersebut.(*)

Baca juga: Jaga Daerah Perbatasan, Mendagri Canangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved