Breaking News:

Kupi Beungoh

Zikir dan Doa Setiap Pagi, Satu Diantara Upaya Pemerintah Aceh Melawan Pandemi Covid-19

Kegiatan ini diinisiasi oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyikapi tingginya lonjakan kasus kematian dan positif Covid-19 di tanah air pada Juli lal

HUMAS PEMERINTAH ACEH
Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Muhammad Iswanto. 

Oleh: Muhammad Iswanto*)

SEJAK pertengahan Juli 2021, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh rutin mengikuti zikir dan doa bersama untuk keselamatan di masa pandemi, setiap hari Senin sampai Jumat.

Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 08.00- 08.30 WIB, sesaat sebelum aktivitas perkantoran dimulai.

Zikir dan doa tersebut dipimpin secara virtual dari Aula Kantor Gubernur Aceh. Di sana setiap pagi hadir Sekretaris Daerah Aceh bersama Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda dan Kepala Biro.

Sementara para ASN dari setiap Satuan Kerja Perangkat Aceh mengikuti secara daring dari kantornya masing-masing.

Tidak hanya ASN yang bertugas di Banda Aceh, aparatur Pemerintah Aceh yang bertugas di kabupaten/kota pun juga mengikutinya. Mulai dari pegawai UPTD, pegawai Cabang Dinas Pendidikan, seluruh karyawan Kantor Cabang Bank Aceh, seluruh cabang Bank Mustaqim, BPKS, BPMA dan PT Pema hingga para guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Maka tak heran, setiap paginya zikir dan doa yang digelar virtual itu dihadiri 800 sampai 900  lebih partisipan virtual zoom meeting. Dimana setiap partisipan berisi 30 sampai 50 peserta. Artinya, setiap pagi ada ribuan ASN melantunkan zikir dan doa selama 30 menit, jam 08.00 sampai 08.30 WIB. Sebelum aktivitas kerja dimulai.

Semoga ke depan, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Aceh juga mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyikapi tingginya lonjakan kasus kematian dan positif Covid-19 di tanah air pada Juli lalu. Menurut gubernur, ada upaya lain yang perlu dikerjakan selain usaha yang selama ini telah dilakukan dalam melawan pandemi Covid-19. Ada dimensi lain yang perlu disentuh. Kegiatan doa dan zikir tersebut merupakan salah satu upaya untuk menyentuh dimensi tersebut agar upaya pengendalian Covid-19 yang dilakukan lebih efektif.

Dua bulan lebih berjalan, kegiatan tersebut tak hanya sebatas memanjatkan doa bersama. Lebih dari itu, juga menjadi wadah silaturrahmi antar ASN di seluruh Aceh serta memperkuat keterlibatan peran semua pihak dalam menanggulangi wabah virus corona. Dari Aceh Tamiang, Gayo Lues, hingga Simeulue. Layar virtual menyatukan semuanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved