Jurnalisme Warga
Perasaan Miris di Tengah Meroketnya Harga Sawit
Dua hari berturut-turut masuk pesan menggembirakan ke handphone saya. Tanggal 4 Oktober 2021 dikabarkan bahwa harga tandan buah segar
10. Tingginya harga TBS sawit saat ini tidak serta merta bisa dinikmati oleh sebagian petani, karena diperparah oleh kenaikan harga pupuk yang kini sangat luar biasa. Kenaikan harga pupuk mencapai lebih 30% dari sebelumnya. Belum pernah terjadi seperti ini, para distributor memanfaatkan momen tersebut untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan alasan bahan produksi mengalami peningkatan tajam. Padahal, pada saat itu harga pupuk pun tergolong masih cukup tinggi.
Tingginya harga pupuk saat ini, perlu diimbangi dengan kebijakan pemerintah, yakni meningkatkan kuota subsidi pupuk yang selama ini sangat minim karena terbentur berbagai regulasi, kepentingan, dan lemahnya respons dari pemegang kewenangan, sehingga pupuk subsidi dirasakan sangat langka, terutama saat ini. Ptani kini banyak yang kesulitan mendapatkan bantuan subsidi pupuk. Semoga ke depan ada perubahan yang lebih baik dari sebelumnya.
10. Saya sangat bahagia, bangga, dan bersyukur dilahirkan di Aceh Singkil, karena selain merupakan tempat kelahiran ulama besar Syekh Abdurrauf As-Singkily, juga memiliki potensi alam yang luar biasa, seperti perikanan, parawisata, pertanian, perkebunan, dan potensi alam lainnya. Apabila semua potensi alam tersebut kita kelola dengan baik, seperti perkebunan sawit masyarakat yang luasnya lebih dari 45.000 ha, dengan meningkatkan sumber daya insani yang unggul, kemudian melakukan ekspansi teknologi (tidak hanya bicara harga TBS, tapi ke depan kita harus bicara harga CPO dunia), mendorong masyarakat untuk mendirikan pabrik kelapa sawit (PKS) melalui paguyuban atau koperasi dan didukung oleh pemkab setempat, insyaallah bumi Syekh Abdurrauf ini akan aman, maju, dan makmur selamanya.
Peran serta dan keterlibatan pemkab sangat diharapkan untuk melakukan penyuluhan melalui dinas perkebunan serta perusahaan pemilik HGU memberikan pelatihan/pendampingan guna mengubah pola pikir dan menambah skill para petani agar bisa sejajar dengan petani sawit lainnya yang sudah lebih maju dan berkembang di kabupaten lain, baik yang ada di Aceh maupun di provinsi lain, seperti di Riau, Jambi, dan Lampung. Mari kita dukung bersama upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh Singkil di segala bidang, terutama menjelang kehadiran investor Uni Emirat Arab di sektor pariwisata. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/h-syuhaimi-sh-petani-sawit-di-aceh-singkil-melaporkan-dari-singkil.jpg)