Breaking News:

Internasional

PBB Kutuk ISIS-K, Serangan Teror di Afghanistan Terus Berlanjut

Misi PBB di Afghanistan mengutuk kelompok ISIS-K yang menyerang jamaah shalat Jumat (8/10/2021). di Kunduz, Provinsi Kunduz

Editor: M Nur Pakar
AFP/AHMAD SAHEL ARMAN
Kelompok perlawanan Afghanistan dan pasukan pemberontakan anti-Taliban ambil bagian dalam pelatihan militer di provinsi Panjshir, Kamis (2/9/2021) 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Misi PBB di Afghanistan mengutuk kelompok ISIS-K yang menyerang jamaah shalat Jumat (8/10/2021). di Kunduz, Provinsi Kunduz

Dikatakan, serangan itu bagian dari pola kekerasan yang mengganggu yang menargetkan lembaga-lembaga keagamaan.

Sebelumnya, ISIS mengklaim pengeboman di luar Masjid Eid Gah Kabul yang menewaskan sedikitnya lima warga sipil.

Serangan lain terhadap sebuah madrasah, sebuah sekolah agama, di provinsi Khost pada hari Rabu (6/10/2021) tidak diklaim.

Afiliasi ISIS setempat juga mengaku bertanggung jawab atas pemboman mengerikan 26 Agustus 2021.

Baca juga: Presiden Terguling Afghanistan Sudah Perkirakan Kabul Jatuh ke Tangan Taliban

Serangan itu menewaskan 169 warga Afghanistan dan 13 personel militer AS di luar bandara Kabul pada hari-hari terakhir penarikan Amerika yang kacau dari Afghanistan.

Sejak penarikan AS, serangan ISIS sebagian besar terjadi di Afghanistan timur, pangkalan regional untuk afiliasi ISIS dan di Kabul.

Di Provinsi Kunduz utara, etnis Hazara, yang sebagian besar Syiah, membentuk sekitar 6% dari populasi provinsi yang berpenduduk hampir 1 juta orang.

Provinsi ini juga memiliki populasi etnis Uzbekistan yang besar yang telah menjadi sasaran perekrutan oleh ISIS, yang terkait erat dengan Gerakan Islam militan Uzbekistan.

Baca juga: Warga Afghanistan Melarikan Diri Melalui Gerbang Rahasia CIA

Serangan Jumat, jika diklaim oleh ISIS, juga akan mengkhawatirkan tetangga Afghanistan utara Asia Tengah dan Rusia.

Negara itu telah menjalin hubungan dengan Taliban selama bertahun-tahun sebagai sekutu melawan ISIS yang merayap di wilayah tersebut.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved