Breaking News:

Video

VIDEO Jaksa Tahan Kadis Perkim Aceh, Kasus Pembangunan Jetty Kuala Krueng Lhoong

Penahanan dilakukan setelah penetapannya sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pembangunan Jetty Kuala Krueng Lhoong, Aceh Besar, 2019 lalu.

Penulis: Thesi Suryadi | Editor: Amirullah

SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar menahan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh, MZ (55).

Penahanan dilakukan setelah penetapannya sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pembangunan Jetty Kuala Krueng Lhoong, Aceh Besar, 2019 lalu.

Saat itu, MZ masih menjabat sebagai Kadis Pengairan Aceh.

Selain MZ selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Jaksa juga menahan dua orang lainnya, yakni TH (39) sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan YR (41) sebagai Kontraktor Pelaksana (Direktur PT Bina Yusta Alzuhri).

Ketiganya kini sudah mendekam di sel Rumah Tahanan Kahju, Aceh Besar.

Nasir Djamil Sebut Puisi Menolak Korupsi Lonceng Peringatan untuk Negeri

MaTA Menduga Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Pengaman Tanggul Cunda -Meuraksa Dikendalikan Mafia 

Dugaan Korupsi Pengaspalan Jalan di Simeulue, Rekanan: Tidak Ada yang Dikorupsi, Jalan Sudah Siap

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Besar, Rajendra D Wiratanaya SH, didampingi Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Deddi Maryadi SH, kepada Serambi, Jumat (8/10/2021), mengatakan, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penyalahgunaan keuangan negara dalam pembangunan Jetty Kuala Krueng Pudeng di Dinas Pengairan Aceh tahun 2019 lalu.

Dalam proyek yang menghabiskan anggaran Rp 13.353.329.000 itu, negara disebutkan Kajari mengalami kerugian sebesar Rp 2.317.222.789,40.

Kajari melanjutkan, dalam melakukan perbuatannya, para tersangka melakukan kecurangan (frund) yang dimulai dalam proses perencanaan pengadaan.

Dimana tersangka MZ dan TH melakukan manipulasi terhadap data-data yang dibuat seolah-olah dan seakan-akan bahwa data-data tersebut ada dan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan. (as/mas)

Video Editor: Thesi Suryadi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved