Pejabat Kesehatan Kolombia Batalkan Suntik Mati Martha Sepúlveda, Pengacara: Kejam
Diketahui, Martha Sepúlveda menderita amyotrophic lateral sclerosis, penyakit degeneratif yang tak bisa disembuhkan.
Untuk setiap lima permintaan euthanasia, dua diotorisasi, kata DescLAB, Laboratorium Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya.
Pasien euthanasia pertama di negara itu adalah Ovidio González Correa.
Ovidio merupakan seorang pria berusia 79 tahun dengan wajah cacat oleh tumor.
Ia kemudian menjadi simbol perjuangan untuk hak euthanasia.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kolombia Mendadak Batalkan Permintaan Suntik Mati Martha Sepúlveda, Pengacara: Kejam dan Merendahkan
Baca juga: Nasib Guru Honorer di Pedalaman Aceh Utara, Tetap Mengajar Meski Sudah Diputus Kontrak
Baca juga: Suporter Hungaria Bentrok dengan Polisi Inggris di Stadion Webley, Pertandingan Berakhir Imbang 1-1
Baca juga: Newcastle United Segera Pecat Steve Bruce Sebelum Pertandingan Melawan Spurs
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/martha-seplveda.jpg)