Breaking News:

Berita Aceh Barat Daya

Sebanyak 31.579 Anak di Abdya belum Memiliki Kartu Identitas Anak (KIA)

Kepala bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Samsuar Rustam mengatakan, jumlah anak yang sudah memiliki KIA di Abdya masih minim

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Foto Ilustrasi - Orang tua menunjukkan Kartu Identitas Anak (KIA), Selasa (1/9/2020). Kadisducapil Kota Banda Aceh, mengajak orang tua untuk segera mendaftar dan mendapatkan KIA bagi anak-anaknya. 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Aceh Barat Daya (Disdukcapil Abdya) menyebutkan jumlah anak belum memiliki kartu identitas anak (KIA) sebanyak 31.579 orang.

Kepala bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Samsuar Rustam mengatakan, jumlah anak yang sudah memiliki KIA di Abdya masih minim.

“Iya masih minim, atau sebanyak 14.191 atau 31.01 persen,” ujar Kepala bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Samsuar Rustam.

Menurutnya, KIA diperuntukkan kepada anak yang berumur 0 hingga 17 tahun ke bawah, sebagai pengganti KTP.

Baca juga: Mahasiswa Gelar Vaksinasi, Kapolres Aceh Selatan Optimis Herd Immunity Covid-19 Segera Terwujud

Harusnya, sebut Rustam, anak di Abdya yang memiliki KIA 45.776 anak, namun baru terealisasi 31 persen.

“Jadi, jumlah anak yang belum memiliki KIA 31.579 atau 68,9 persen,” ungkapnya.

KIA, sebutnya, sangatlah bermanfaat bagi anak-anak dan mempermudah orangtua dalam pengurusan administrasi anak, dan mendapatkan dokumen identitas, pendataan, perlindungan anak dalam memenuhi pelayanan publik.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Jaya Meningkat, Salah Satunya Akibat Hewan Ternak, 23 Orang Meninggal

“Jadi, dengan adanya KIA, si anak sudah ada tanda pengenalnya yang akan memudahkan untuk mendapatkan pelayanan publik.

Seperti pendaftaran masuk sekolah dan database anak sudah tersedia untuk sistem zonasi sekolah yang databasenya dari Disdukcapil,” paparnya.

Ia mengakui, dalam pembuatan KIA pihaknya mengalami kendala di lapangan, seperti ada anak yang belum ada akte kelahiran, dan masih banyak orangtua yang belum mengetahui pentingnya KIA untuk anak.

“Namun, saat ini kita terus melakukan sosialisasi dan bekerjasama dengan sekolah-sekolah, sehingga akhir 2021, seluruh anak memiliki KIA,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Diseruduk Avanza, Pasutri dan Cucunya Dilarikan ke RSUD Aceh Tamiang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved