Breaking News:

Berita Abdya

Bupati: Banyak PNS di Abdya Takut Diberi Jabatan, Khawatir Bermasalah Hukum, Ini Tanggapan Kajati

Kedatangan orang nomor satu di lembaga Adhyksa Aceh itu, disambut Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, Kajari Abdya, Nilaw

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH menyerahkan plakat kepada Kajati Aceh, Dr Muhammad Yusuf, Minggu (24/10/2021) malam 

Kedatangan orang nomor satu di lembaga Adhyksa Aceh itu, disambut Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, Kajari Abdya, Nilawati SH MH, Kapolres, Dandim.

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Aceh, Dr Muhammad Yusuf SH MH, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Aceh Barat Daya ( Abdya), Minggu (24/10/2021) malam.

Kedatangan orang nomor satu di lembaga Adhyksa Aceh itu, disambut Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, Kajari Abdya, Nilawati SH MH, Kapolres, Dandim.

Kemudian para pimpinan DPRK Abdya, dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH mengatakan, Kabupaten Abdya lahir pada tahun 2002, dan baru berkembang baik setelah mendapatkan pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan.

“Saya adalah bupati definitif pertama pada tahun 2007, terus kalah pada tahun 2012 dan kembali menang pada tahun 2017.

Masyarakat rupanya masih memercayai saya, Alhamdulillah. Makanya saya dilantik kembali pada Pilkada 2017 lalu,” ujar Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH.

Baca juga: Bupati Abdya Akmal Ibrahim Jawab Isu Miring Terkait Dana KONI, Plt Sekda & PT CA di Rapat Paripurna

Menurut Akmal, dinamika di Kabupaten Abdya sedikit agak tinggi, banyak pendapat-pendapat yang selalu ada, namun masih dalam koridor positif. 

“Makanya di Abdya ini Pak Kajati, walaupun diskusinya  kadang-kadang tajam dan keras, tapi program daerah Insya Allah semuanya berjalan dengan baik.

Ini mungkin satu hal yang unik di Abdya, jadi semua situasinya boleh berbeda-beda, tapi kalau diprogram, kami tidak ada pertengkaran,” katanya.

Selain itu, tambahnya, stabilitas di Abdya juga sangat baik, pemerintahan juga stabil. Di mana Forkopimkab selalu saling terbuka membicarakan banyak hal. 

“Saya berterimakasih kepada Pak Kajati, karena Ibu Kajari juga selalu mendukung dan memberikan pendapat, kalau ada keraguan-keraguan saya juga sering bersurat, sering berkonsultasi, dan kami biasanya sering duduk dalam banyak hal,” ungkapnya.

Baca juga: Akmal Ibrahim: 90 Persen BUMG di Abdya Hanya Habiskan Anggaran

Terkait anggaran, kata Akmal, APBK Abdya kurang dari Rp 1 triliun, namun pertumbuhan ekonomi sangat bagus dan angka kemiskinan secara konsisten turun. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved