Berita Banda Aceh
ACT dan MRI bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan Lauching Program Wakaf Modal UMI
"Alhamdulillah, kita tidak hanya berfokus diaksi penyelamatan dalam bentuk kebencanaan, tapi sudah masuk ke ranah aksi pemberdayaan umat."
Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
"Kami menyambut baik langkah ACT Cabang Subulussalam yang dimana Aceh Selatan juga masuk ke dalam zona cabang tersebut menginisiasi dan merancang program Wakaf WM-UMI, yang merupakan bantuan modal bergulir untuk pelaku usaha yang disertai dengan pendampingan.”
“Kehadiran program WM-UMI ini diharapkan memberikan solusi bagi pelaku usaha agar tetap dapat melanjutkan usahanya di tengah pandemi Covid-19 dan dari kasus pinjol yang meresahkan pelaku usaha saat ini," ungkap Bupati.
Baca juga: Anggota Parlemen Lebanon Bantah Larikan Jutaan Dolar ke Luar Negeri, Usai Dapat Sanksi AS
Baca juga: Presiden Dewan Nasional Perlawanan Iran Kecam Rezim Teheran
Tgk Amran menyatakan bahwa modal bergulir ini sangat efektif, bertujuan meningkatkan aktivitas ekonomi di kalangan pelaku usaha mikro, meningkatkan pendapatan para pelaku usaha mikro kecil, dan meningkatkan etos kerja.
Selain itu, modal yang bergulir harus terpantau agar bisa dipertanggungjawabkan dan mencapai sasarannya mengembangkan UMKM berikutnya.
"Selama ini, yang perlu menjadi perhatian kita semua bagi para pelaku usaha mikro, yaitu terkait dengan permodalan, pengembalian modal dan keterampilan usaha.”
“Terkait hal itu, kami meminta kepada penerima manfaat untuk tetap menepati kewajibannya.”
Baca juga: VIDEO - Polisi Tangkap 3 Pria di Aceh Utara, Amankan 2,8 Kilogram Sabu
Baca juga: Mantan Wapres AS Dukung Presiden Iran Dihukum, Terlibat Pembantaian Tahun 1988
“Alhamdulillah, program ini sangat bagus apalagi tidak ada bunga dan jaminan yang dibeban kepada penerima manfaat.”
“Mari kita ada diacara ini mendukung dengan memberikan nafas kedermawan kepada ACT untuk membangun usaha mikro kecil kebangkitan ekonomi rakyat, khususnya di Aceh Selatan" tutup Bupati Aceh Selatan.
Acara yang berlangsung kondusif ini juga dihadiri perwakilan Kodim 0107, Polres, Kakankemenag, MPU, Kajari, Pengadilan Negeri, seluruh kepala SKPK terkait program, Ketua Baitul Mal, Ketua BKMT, Ketua TP PKK, DPRK, dan beberapa komunitas organisasi serta donatur ACT cabang Subulussalam yang ada di Aceh Selatan.
Sebagai informasi ACT Cabang Subulussalam saat ini masuk Zona 4 Aceh yang menjangkau 4 kabupaten-kota yaitu Kota Subulussalam, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Simeulue.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/act_mri_2021.jpg)