Berita Banda Aceh
Dampingi Anak Belajar Daring, Bunda PAUD Aceh Tawarkan Kiat Hadapi Tantangan Dimasa Pandemi
"Siasat yang kita lakukan adalah memberi pemahaman kepada orang tua, terkait pembelajaran jarak jauh dan juga mengajak orang tua bersama-sama membuat
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Nurul Hayati
Dyah mengatakan, pihaknya sangat menyambut dengan baik.
Berbagai upaya dipersiapkan untuk digelarnya PTM, seperti melakukan vaksinasi kepada tenaga pendidik.
Sementara Bunda PAUD Nasional, Hj Wury Estu, saat membuka acara tersebut mengatakan, usia 0 sampai 8 tahun merupakan usia emas pertumbuhan anak.
Pada usia tersebut begitu mudah menyerap berbagai pembelajaran, mulai dari membaca hingga berinteraksi dengan sesama.
Namun semua proses cara pembelajaran tersebut, terhambat selama masa pandemi Covid-19.
"Oleh sebab itu, kita sebagai orang tua harus menggalakkan kombinasi antara pembelajaran tatap muka dengan jarak jauh, untuk memulihkan proses pembelajaran proses pendidikan anak usia PAUD," kata Wury.
Wury berharap, hari oase kabinet Indonesia maju dapat menjadi wadah menyatukan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan PAUD berkualitas.
Wury mengajak seluruh Bunda PAUD di Indonesia, untuk menjalankan tiga aksi bersama dalam rangka meningkatkan kualitas PAUD di tanah air.
Yaitu, menghadirkan lingkungan kerja kaya keaksaraan, kolaborasi dalam pendampingan guru PAUD oleh para mitra, dan peningkatan akses ke buku bacaan anak.
"Ketiga aksi tersebut adalah cara kita memulihkan kembali pembelajaran berkualitas PAUD, sehingga anak-anak seluruh Indonesia dapat melakukan pembelajaran tatap muka terbatas," kata Wury. (*)
Baca juga: Potret Sekolah Pedalaman di Aceh Utara, PAUD dan SD Digabung, Guru Hanya Tamat SMP