Kamis, 4 Juni 2026

Kesehatan

Ini 12 Kumpulan Mitos dan Fakta Seputar ASI dan Menyusui, Bunda Wajib Tahu

Ada beberapa mitos dan fakta tentang menyusui yang beredar di masyarakat yang bisa buat ibu berhenti memberikan ASI eksklusif, apa saja?

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
IST via Tribun Palu
Ilustrasi ibu menyusui 

SERAMBINEWS.COM - Menyusui adalah tantangan setiap ibu yang baru melahirkan. Tak jarang ibu mengalami banyak kendala saat memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif pada bayinya.

Seperti yang kita tahu, ASI merupakan makanan pertama untuk bayi.

Bagi seorang ibu, menyusui bukan sekedar memberikan makanan dalam bentuk air susu kepada si kecil. Tapi juga salah satu wujud cinta dan kasih sayang nyata kepadanya.

Anjuran menyusui selama dua tahun dimaksudkan agar orang tua dapat memaksimalkan perhatian kepada si kecil, terutama pada periode emasnya tersebut.

Namun, ada beberapa mitos dan fakta tentang menyusui yang beredar di masyarakat yang bisa buat ibu berhenti memberikan ASI Eksklusif.

Nah, berikut telah Serambinews.com rangkum dari kanal YouTube dr Reisa Broto Asmoro pada Rabu (10/11/2021), tentang 12 mitos dan fakta seputar ASI dan menyusui. Bunda wajib tahu ya.

Dokter Reisa Broto Asmoro
Dokter Reisa Broto Asmoro memberikan informasi seputar ASI dan menyusui. (Instagram/@reisabrotoasmoro)

Baca juga: Moms Tak Perlu Khawatir, Begini Cara Mencegah Wasir saat Hamil

Mitos dan Fakta Seputar ASI dan Menyusui

1. Menyusui menyebabkan payudara kendur

Mitos : Rumor yang mengatakan menyusui dapat menyebabkan payudara kendur adalah mitos.

Faktanya, payudara kendur disebabkan bukan karena menyusui melainkan pengaruh faktor usia dan  kehamilan.

2. Payudara kecil tidak dapat menghasilkan banyak ASI

Mitos : Banyak yang beranggapan bahwa payudara kecil tidak dapat menghasilkan banyak ASI adalah mitos.

Faktanya, Bunda tidak perlu khawatir, payudara kecil maupun besar tidak akan memengaruhi banyak atau tidaknya jumlah ASI yang keluar.

3. Puting terbenam tidak dapat menyusui

Mitos : Payudara dengan puting yang terbenam dikatakan tidak dapat menyusui adalah mitos.

Faktanya, puting terbenam tidak berarti tidak dapat menyusui, karena pada dasarnya bayi menyusui pada payudara bukan pada bagian putingnya.

Bayi menyusui di daerah areolanya (daerah berwarna gelap di seputar puting) dengan perekatan yang baik.

Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil sebelum melahirkan, konsultasi dengan ahli laktasinya untuk diajarkan cara perekatan secara tepat.

Baca juga: Catat Moms! Ini 14 Kombinasi Makanan Anak yang Bisa Berakibat Fatal

4. ASI belum keluar pada hari pertama setelah melahirkan

Mitos : ASI belum keluar pada hari pertama setelah melahirkan adalah mitos.

Faktanya, meskipun ASI tidak terasa keluar, namun kolestrum atau ASI pertama itu akan keluar langsung setelah melahirkan dan meskipun jumlahnya sedikit.

Bunda, jangan khawatir jika ASI tidak keluar sesaat setelah melahirkan, ya. Kondisi ini cukup sering terjadi dan biasanya bukanlah sesuatu yang berbahaya.

Jumlah ASI sedikit saat hari pertama setelah melahirkan, pasalnya jumlah itu akan cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi saat itu.

Seiring waktu, bayi yang menyusui akan merangsang ASI agar cepat keluar.

5. ASI pertama yang berwarna kekuningan atau kolestrum tidak baik untuk bayi

Mitos : Ada yang bilang ASI pertama berwana kuning itu basi, tidak baik untuk bayi dan bahkan harus dibuang.

Faktanya, memang benar ASI pertama itu berwarna kekuningan, namun itu tidak basi seperti yang sering kita dengar.

ASI pertama disebut kolostrum, yaitu ASI pertama yang Ibu produksi saat hamil dan selama beberapa hari setelah melahirkan.

Cairan pekat dan konsentrat berwarna kekuningan ini, sangat sedikit jumlahnya, dan memberi banyak manfaat untuk bayi.

Bagian ini sangat penting dan sangat baik bagi si kecil karena mengandung antibodi dan imunoglobulin yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi.

Kolostrum kaya akan sel darah putih yang mampu melawan infeksi bakteri dan virus.

Jadi, kolostrum sangat disarankan untuk diberikan pada bayi sejak ia lahir dan kemudian dilanjutkan dengan ASI eksklusif hingga 6 bulan. 

Baca juga: Moms, Ini 10 Daftar Teh Herbal yang Aman untuk Ibu Hamil

6. ASI Eksklusif berarti boleh memberikan susu formula?

Mitos : Orang mengatakan bahwa maksud pemberian ASI ekslusif berarti boleh memberikan susu formula adalah mitos.

Faktanya, yang namanya pemberian ASI eksklusif hanya boleh memberikan ASI saja dan tidak boleh memberikan susu formula ataupun jenis makanan yang lain.

7. ASI eksklusif tidak bisa didapat saat ibu bekerja

Mitos : ASI eklusif tidak bisa didapat sata ibu bekerja adalah mitos.

Faktanya, ibu bekerja dimanapaun tetap bisa mendapatkan ASI ekslusif dengan cara memerah ASI menggunakan pumping.

Memerah ASI dengan pumping bisa dilakukan dimana saja dan menyimpannya di dalam lemari pendingin demi tetap bisa memberikan ASI ekslusif untuk si bayi.

Baca juga: Moms Harus Teliti Ya! Ini 7 Tanda Bayi Harus Segera Dibawa ke Dokter, Nomor 6 Haus Terus-Menerus

8. Hingga usia 6 bulan, ASI saja tidak cukup bagi bayi

Mitos : ASI tidak cukup untuk bayi hingga usianya 6 bulan adalah mitos.

Faktanya, semua kebutuhan bayi sampai usia enam bulan bisa terpenuhi oleh ASI saja.

Hingga usia 6 bulan, bayi hanya dianjurkan mengonsumsi ASI saja tanpa tambahan makanan atau pun minumannya lainnya.

Hal ini dianjurkan oleh para ahli bukan karena tanpa alasan. Melainkan karena ASI mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan oleh bayi untuk tumbuh kembangnya.

9. Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi

Mitos : Anggapan memberikan pisang pada bayi dapat menyembuhkan diare adalah mitos.

Faktanya, bayi yang belum genap usia 6 bulan, belum bisa makan makanan padat seperti pisang karena tidak dapat diolah oleh usus bayi.

Jadi, Bunda cukup hanya memberikan ASI saja pada bayi sebelum berusia enam bulan.

Baca juga: Moms, Jangan Asal-Asalan, Ini 3 Kriteria Memilih Tempe Berkualitas Agar Tidak Gampang Busuk

10. Susu formula sama baiknya dengan ASI

Mitos : Susu formula sama baiknya dengan ASI adalah mitos.

Faktanya, tidak ada cairan lain apapun yang dapat menggantikan ASI dalam enam bulan pertama.

11. Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring

Mitos : Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring adalah mitos.

Faktanya, menyusui dapat dilakukan bahkan sambil duduk berbaring atau bahkan berdiri sekalipun.

12. Bayi yang sedang sakit tidak boleh disusui

Mitos : Bayi yang sedang sakit tidak boleh disusui adalah mitos.

Faktanya, bayi yang sedang sakit harus lebih sering disusui dan diberikan ASI agar lebih cepat sembuh. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Baca juga: Sepasang Pengantin Baru Ini Pergi ke Pasar Malam Pakai Baju Nikah, Pedagang Putar Lagu Pernikahan

Baca juga: Ibu Wajib Coba, dr Zaidul Akbar Ungkap Tips Agar Anak Suka Makan Sayur dan Buah, Dijamin Efektif

Baca juga: Bikin Haru Acara Siraman, Ria Ricis Sumingrah Disiram Sang Ibunda dan Dokter Cindy

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved