Berita Aceh Tenggara
Jalan Pedalaman Leuser Aceh Tenggara Berlumpur, DPRA: Kita Akan Panggil Kadis PUPR
Bahkan, kenderaan roda empat yang membawa sembako maupun hasil bumi kerap terjebak akibat lumpur dan bebatuan.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Jalan di pedalaman Leuser, persisnya di jalan Desa Bukit Bintang Indah menuju Permata Musara, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, kondisinya berlumpur dan penuh bebatuan.
Kondisi ini menyulitkan kenderaan bermotor sulit melintas. Bahkan, kenderaan roda empat yang membawa sembako maupun hasil bumi kerap terjebak akibat lumpur dan bebatuan.
Camat Leuser, Mustafa Kamal mengatakan, hujan deras yang mengguyur Aceh Tenggara menyebabkan jalan Bukit Bintang Indah-Permata Musara, tertimbun lumpur dan bebatuan.
"Kami hampir tak bisa melintas karena ada truk terjebak di jalan dan licin sehingga berjam-jam, baru bisa kenderaan itu berjalan," ujarnya.
Kata Camat, saat musim penghujan seperti saat ini, kondisi jalan makin parah dan sulit dilewati.
“Jangankan membawa hasil panen setiap saat seperti kemiri dan sawit serta komoditi lainnya, untuk melintas saja begitu sulit dan terkesan seperti lokasi offroad dan belum merdeka,” tukasnya.
Baca juga: Petani di 19 Desa Pedalaman Leuser Menjerit, Ruas Jalan belum Diaspal, Hasil Panen ulit Diangkut
Kondisi jalan seperti ini, urai Camat, membuat rakyat pedalaman Leuser semakin menderita dan terus terancam terisolir.
“Hasil bumi bakal busuk karena buruknya akses jalan dan ini juga berdampak terhadap murahnya hasil bumi dan naiknya tarif angkutan barang,” papar dia.
Menurut Mustafa Kamal, jalan yang tertimbun lumpur dan bebatuan itu harus dikorek atau dibersihkan agar memudahkan kenderaan melintas serta memperbaiki jalan rusak.
Mereka meminta PUPR Aceh agar segera memperbaiki dan memprioritaskan pembangunan ruas jalan Provinsi Aceh di pedalaman Leuser.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRA, Muchlis Zulkifli, ST meminta Kadis PUPR Aceh berserta staf terkait, segera turun ke pedalaman Leuser untuk melihat langsung kondisi jalan dan kebutuhan masyarakat.
"Memalukan jalan Leuser seperti itu. Ini seperti belum ‘merdeka’ jalan di daerah itu dan harus ada perhatian serius dari Gubernur Aceh," tukas Muchlis Zulkifli, ST yang juga Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Aceh.
Baca juga: Aduh, Ambulans Bawa Pasien asal Simpang Jernih Terjebak di Jalan Berlumpur, Warga Minta Boat Medis
Menurut dia, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil Kadis PUPR Aceh bersama UPTD Wilayah V untuk mempertanyakan anggaran rutin dan solusi terhadap jalan pedalaman Leuser.
"Jangan di tengah pandemi Covid-19, rakyat semakin susah dan hasil buminya murah karena jalan rusak. Ini berdampak terhadap perekonomian dan kesejahteraan warga pedalaman Leuser," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jalan-pedalaman-leuser-1111.jpg)