Kamis, 4 Juni 2026

Daya Beli

Pedagang Ikan di Simeulue Keluhkan Daya Beli Menurun, Ini Harapannya

Kalau penjualan sepi sekali. Hari ini saja baru Rp 80 ribu hasil penjualan. Ikan pum belum habis. Biasanya penjualan ikan sehari sampai di atas Rp 200

Tayang:
Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/SARI MULYASNO
Pedagang ikan di pajak Inpres Sinabang, sedang melayani pembeli, Kamis (11/11/2021). 

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Pedagang ikan yang berlokasi di Pajak Inpres Sinabang, sejak dua pekan terakhir mengeluhkan menurunya daya beli masyarakat.

Hal itu berdampak pendapatan bagi para pedagang ikan di wilayah kepulauan itu.

Sementara itu, untuk stok ikan segar meski cuaca sedang tidak menentu di laut masih mencukupi.

Akan tetapi, menurut pedagang harga ikan pun turut naik.

Baca juga: Aceh Singkil Terbanyak Selesaikan Perkara Melalui Restorative Justice, Jaksa Agung Hadiri Ekspos

"Jadi begini, kalau harga ikan naik itu karena pedagang beli ikan sudah naik dari toke. Biasanya satu keranjang ikan tongkol sebelumnya Rp 600 ribu, sekarang pedagang menebusnya Rp 800 ribu bahkan lebih," ujar Dedi, pedagang ikan setempat.

"Kalau penjualan sepi sekali. Hari ini saja baru Rp 80 ribu hasil penjualan. Ikan pum belum habis. Biasanya penjualan ikan sehari sampai di atas Rp 200 ribu," katanya, yang turut diiyakan pedagang lainya.

Baca juga: 75 Unit Pertashop Beroperasi di Aceh, Pertamina Sebut Jarak tak Selalu jadi Patokan

Lebih lanjut ia menambahkan, para pedagang di pajak Inpres setempat turut mengeluh dengan para pedagang liar yang menggelar lapak di luar lapak yang sudah ditentukan. Hal itu para pedagang berharap kepada pihak terkait supaya ditertibkan.

"Ada beberapa titik lapak jualan ikan di luar. Jadi pembeli tidak datang lagi ke pajak ikan. Kita ini resmi dan selalu bayar restribusi. Kalau bisa itu ditertibkan, karena di sini masih tersedia lapak jualan ikan jadi sama-sama kita di sini berjualan," harap pedagang setempat.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved