Breaking News:

Berita Aceh Utara

Dosen Pertanian Unimal Ajari Warga Memanfaatkan Sampah Jadi Media Tumbuh Tanaman Hidroponik

Pelatihan itu diadakan untuk masyarakat binaan di Kantor Keuchik Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara yang diikuti 40 warga desa itu.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Foto Dok Panitia
Dosen Fakultas Pertanian Unimal dibantu mahasiswa mengadakan pelatihan kepada warga di Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Dosen Program Studi Agroekoteknologi dan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh ( Unimal), Kamis (18/11/2021), mengadakan pelatihan pembuatan media tumbuh hidroponik dari limbah (sampah) organik. 

Pelatihan itu diadakan untuk masyarakat binaan di Kantor Keuchik Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, yang diikuti 40 warga desa setempat.

Pelatihan ini diketuai oleh Dr Muliana, dengan anggotanya, Dr Yusra, Dr Jamilah, dan Muhammad Yusuf N, MP.

Kemudian dibantu dua mahasiswa Agroekoteknologi serta sejumlah mahasiswa Unimal yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tempat tersebut.  

“Tujuan pengabdian ini untuk memberi pelatihan pembuatan media tumbuh hidroponik dari limbah organik bagi masyarakat binaan Paya Gaboh,” ujar Ketua Kelompok, Dr Muliana dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Kamis (18/11/2021). 

Limbah organik yang digunakan dalam pelatihan ini adalah sekam padi yang diarangkan dan sabut kelapa. Kedua bahan tersebut, selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. 

Baca juga: Pusat Riset Konservasi Gajah USK Panen Hidroponik Perdana

“Bahkan menjadi sampah yang menimbulkan bau busuk, mengganggu estetika, dan pencemaran lingkungan,” ujar Muliana. 

Fenomena pembuangan sampah sembarangan, bahkan di pinggir-pinggir jalan negara menjadi pemandangan sehari-hari yang sangat buruk akhir-akhir ini. 

Oleh karena itu kata Muliana, perlu dimanfaatkan limbah (sampah) organik untuk hal yang lebih berguna seperti untuk media hidroponik. 

Pemanfaatan sekam padi yang diarangkan sering disebut dengan biochar dan sabut kelapa sebagai media tumbuh tanaman hidroponik, akan meningkatkan kesuburan tanaman. 

Selain itu juga menghemat biaya, karena bahan tersebut tersedia di tempat sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membelinya. 

Muliana juga menjelaskan, bahwa media hidroponik yang sudah lazim digunakan untuk media tanaman hidroponik selama ini adalah rockwool.

Baca juga: Pria Ini Tanam Ganja dalam Pot Sistem Hidroponik, Akhirnya Ditangkap Polisi

Namun bahan tersebut  harganya sangat mahal dan tidak alami. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved