Breaking News:

Berita Banda Aceh

Fadhli Ali Tanggapi Tudingan Wahyu Saputra Terkait Sikap Ketua Partai NasDem Aceh

Menanggapi tudingan tersebut, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik DPW Partai NasDem Aceh, Fadhli Ali angkat bicara meluruskan persoal

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Fadhli Ali 

Menanggapi tudingan tersebut, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik DPW Partai NasDem Aceh, Fadhli Ali angkat bicara meluruskan persoalan yang disampaikan Wahyu.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Polemik perombakan pengurus DPW Partai NasDem Aceh yang berujung mundurnya sejumlah kader dari partai tersebut tampaknya semakin memanas. 

Wahyu Saputra, salah satu wakil ketua yang sudah mundur menuding ketua partai, Teuku Taufiqulhadi dalam mengambil tindakan tidak berdasarkan keputusan yang sudah ditetapkan dalam rapat wilayah. 

Ia memberi contoh seperti kasus penunjukkan ketua DPD Partai NasDem Pidie dan Aceh Utara yang tidak sesuai hasil rapat.

"Main tunjuk pengurus DPD kabupaten/kota sesuka hatinya," kata Wahyu.

Menanggapi tudingan tersebut, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik DPW Partai NasDem Aceh, Fadhli Ali angkat bicara meluruskan persoalan yang disampaikan Wahyu.

Baca juga: Ketua Garda Pemuda NasDem Aceh Tanggapi Pengunduran Diri Sekwil Garda 

Baca juga: Taufiqulhadi Sesalkan Mundurnya Toke Awi dari Partai NasDem Aceh

Baca juga: Ibunda Anggota DPR Dimaki Keluarga Jenderal, Kodam Jaya Berharap Ada Perdamaian

"Setahu saya (penunjukkan ketua) Bireuen, Langsa, dan Aceh Timur, semua sesuai dengan masukan dari tim yang ditugaskan oleh DPW," kata Fadhli kepada Serambinews.com, Senin (22/11/2021).

Namun untuk Pidie, lanjutnya, ada dinamika dan perkembangan lain. Apalagi di Pidie pada Pemilu 2014, NasDem yang ketika itu dipimpin Hamdani Hamid memperoleh 5 kursi.

Sementara hasil Pemilu 2019 perolehan suara partai dan kursi NasDem melorot drastis, dari 5 kursi tinggal 2 kursi.

"Hal-hal seperti ini sebagai orang yang baru bergabung di partai, belum genap 3 bulan, Wahyu belum dalami atau cermati persoalan," ungkap Fadhli.

"Wahyu bukan kader NasDem karena baru bergabung dengan NasDem belum genap 3 bulan yang dibawa oleh Toke Awi," ungkap Fadhli.

"Dan sepengetahuan saya, kalau ia pun tidak mundur, ia juga akan dimundurkan juga dalam waktu dekat karena tersangkut hukum," tambah dia.

"Kasusnya masih tersangkut di aparat penegak hukum. Jadi ia harus membereskan hal itu dulu dan menjelaskan kepada masyarakat," demikian Fadhli Ali. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved