Berita Banda Aceh

Pada 2022, BI Aceh akan Fokus pada Pengembangan Agroindustri

Pada tahun 2022, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh akan fokus pada pengembangan agroindustri

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Muhammad Hadi
Foto Kantor Perwakilan Bank Indonesia Aceh
Presiden RI, Joko Widodo menyampaikan sambutan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021 yang dilaksanakan secara hibrida (daring dan luring), Rabu (24/11/2021). 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pada tahun 2022, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh akan fokus pada pengembangan agroindustri.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan multiplier effect (efek berganda) hasil sumber daya alam Aceh.

“Dengan sinergi BI dan Pemerintah Aceh dan seluruh stakeholder maka perekonomian Aceh akan dapat dioptimalkan pengelolaannya.

Sehingga memberikan kemanfaatan yang maksimal dalam upaya bersama mewujudkan masyarakat Aceh yang lebih baik,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Aceh, Achris Sarwani dalam sambutannya pada kegiatan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia dengan tema “Bangkit dan Optimis Sinergi dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi”, yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Ini Pesan Rektor IAIN Langsa Usai Lantik Lima Pejabat Pelaksana Akademik

“Kami perkirakan ekonomi Aceh akan tumbuh tinggi dari tahun sebelumnya dengan laju diatas 4 persen.

Tentu optimisme ini juga perlu strategi dan sinergi dari seluruh stakeholder untuk mewujudkan perekonomian Aceh ke arah yang lebih baik,” sebut Achris.

Ia menambahkan kunci dari pertumbuhan ekonomi Aceh pada 2022 adalah program vaksinasi, pembukaan sektor produktif, penyerapan anggaran yang optimal, perbaikan iklim investasi, pengembangan UMKM serta kemudahan akses pembiayaan.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah MKes menyampaikan Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota sebagai lokomotif pembangunan daerah harus terus meningkatkan koordinasi kinerja dan pelayanannya.

Baca juga: Menko Airlangga Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2021 Bisa Tercapai 6 Persen

“Kita juga mendorong agar digitalisasi dan pengembangan ekonomi lokal bergerak aktif agar sumber daya daerah dapat kita optimalkan.

Harapan kita ekonomi Aceh tahun ini bisa tumbuh lebih baik daripada tahun sebelumnya,” sebutnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2021 yang digelar secara hibrida (daring dan luring) menyampaikan BI memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada  2022 akan mencapai 4,7-5,5 persen, dari 3,2-4,0 persen pada tahun 2021.

Ini didorong oleh berlanjutnya perbaikan ekonomi global yang berdampak pada kinerja ekspor yang tetap kuat, serta meningkatnya permintaan domestik dari kenaikan konsumsi dan investasi.

Hal ini didukung vaksinasi, pembukaan sektor ekonomi, dan stimulus kebijakan.

Baca juga: Rahmat Maulizar Terobos Pedalaman Aceh agar Anak Bibir Sumbing Dapat Tersenyum

Sinergi kebijakan yang erat dan kinerja perekonomian tahun 2021 menjadi modal untuk semakin bangkit dan optimis akan pemulihan ekonomi Indonesia yang lebih baik pada tahun 2022.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved