Breaking News:

Berita Banda Aceh

BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Mewaspadai Banjir dan Longsor Terutama di Wilayah-wilayah Ini

Prakiraan banjir dan tanah longsor berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, perbukitan dan perkotaan serta bantaran sungai.

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
FOR SERAMBINEWS.COM
Koordinator Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang, Zakaria Ahmad 

Prakiraan banjir dan tanah longsor berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, perbukitan dan perkotaan serta bantaran sungai.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai banjir dan tanah longsor.

Terutama masyarakat yang tinggal di kawasan pegunungan, perbukitan, dan bantaran sungai.

Demikian disampaikan Koordinator Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang, Zakaria Ahmad AhMG SE, yang dihubungi Serambinews.com, Minggu (28/11/2021).

Menurutnya, prakiraan banjir dan tanah longsor berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, perbukitan dan perkotaan serta bantaran sungai.

Lalu, masyarakat yang tinggal di kawasan cekungan, artinya yang diapit oleh perbukitan.

Wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi banjir dan tanah longsor itu, mulai Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan di Kecamatan Geumpang Pidie serta.sebagian Aceh Besar.

Baca juga: Realisasi Vaksinasi Kota Banda Aceh Capai 89,4 Persen, Aceh Utara, Pidie dan Aceh Timur Masih Rendah

Baca juga: VIDEO - Belasan Rumah di KP-3 Lhokseumawe Terbakar

Baca juga: Mahasiswa IAI Al-Aziziyah Bireuen Raih Juara Da’i Putra OASE PTKI se-Indonesia

"Dua sampai tiga hari depan perlu diwaspadao. Karena, intensitas hujan mulai sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi, sehingga masyarakat yang tinggal di kawasan pegunungan dan perbukitan perlu mewaspadai, terutama banjir dan tanah longsor, termasuk banjir bandang," terang Zakaria.

Lalu, dampak puncak musim hujan di Bulan November hingga Desember 2021 ini, juga mempengaruhi jalan licin serta jarak pandang yang dekat akibat intensitas hujan yang lebat dan diselimuti kabut di kawasan pegunungan.

"Bulan November dan Desember 2021, diperkirakan Aceh masih memasuki puncak musim hujan, sehingga harus diwaspadai banjir, longsor, dan genangan air," sebut Zakaria.

Untuk potensi tumbuhnya awan cumulonimbus atau dikenal awan hitam berpotensi terjadi di seluruh wilayah Aceh.

Dampak dari munculnya cumulonimbus bisa munculnya angin kencang, hujan es, serta puting beliung. Karena itu masyarakat pun diminta mengurangi aktivitasnya berada di luar rumah bila tidak ada hal yang begitu mendesak, pungkas Koordinator Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang, Zakaria Ahmad AhMG SE.(*)

Baca juga: Hindari Mobilitas di Tengah Pandemi, Kemendagri Bagi Lokasi SKB CPNS 2021 Sesuai Domisili Peserta

Baca juga: Agil Mughni dan Aida Sasmitha Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 2021, Ini Pesan Kadisdik & Kajati Aceh

Baca juga: Produsen Tempe Keluhkan Kenaikan Harga Kedelai Empat Kali dalam Satu Bulan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved