Minggu, 10 Mei 2026

Jurnalisme warga

Tingkatkan Capaian Imunisasi, Aceh Besar Kerja Sama Lintas Sektor

Hal ini ikut dipengaruhi oleh kurangnya dukungan suami atau keluarga, minimnya pengetahuan dan informasi

Tayang:
Editor: bakri
For Serambinews.com
ZATIN ABDULLAH, Program Officer Yayasan Darah untuk Aceh, melaporkan dari Aceh Besar 

Bermanfaat untuk melindungi anak agar tidak sakit.

Namun sayangnya, kata Anita, banyak orang tua–terutama suami--tidak mengizinkan anaknya divaksin karena khawatir anak akan demam dan rewel.

Padahal, demam setelah imunisasi menunjukkan respons positif tubuh terhadap vaksin yang telah disuntikkan.

Suhu tubuh meningkat atau demam terjadi karena tubuh sedang membentuk sistem imunitas baru bersama vaksin yang disuntikkan.

Jadi, demam setelah imunisasi adalah sebuah proses pembentukan imunitas tubuh si anak.

Berikut beberapa vaksin yang wajib diberikan pada bayi usia 0-9 bulan.

Bayi usia 0 sampai 24 jam wajib mendapatkan imunisasi HB0 (HB nol) guna mencegah penyakit hepatitis B.

Vaksin HBo paling optimal diberikan pada bayi usia kurang dari 24 jam setelah lahir, dengan didahului suntikan vitamin K1 pada 2-3 jam sebelumnya.

Khusus daerah dengan akses sulit, pemberian HB0 masih diperkenankan sampai usia maksimal tujuh hari.

Vaksin BCG dan polio diberikan pada bayi usia satu bulan.

Vaksin BCG untuk mencegah penyakit tuberculosis dan vaksin polio untuk mencegah polio 1.

Bayi usia dua bulan wajib mendapatkan imunisasi DPT untuk mencegah difteri, pertusis, dan tetanus

HB untuk mencegah Hepatitis B, Hib untuk mencegah pneumonia (radang paru), dan meningitis (radang selaput otak) yang disebabkan Haemophilus influenza tipe b

Polio 2 kembali diberikan untuk mencegah polio.

Memasuki usia tiga bulan, bayi kembali wajib diberikan vaksin DPT, BH, Hib, dan Polio 3.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved