Sabtu, 9 Mei 2026

Jurnalisme warga

Tingkatkan Capaian Imunisasi, Aceh Besar Kerja Sama Lintas Sektor

Hal ini ikut dipengaruhi oleh kurangnya dukungan suami atau keluarga, minimnya pengetahuan dan informasi

Tayang:
Editor: bakri
For Serambinews.com
ZATIN ABDULLAH, Program Officer Yayasan Darah untuk Aceh, melaporkan dari Aceh Besar 

Berdasarkan data yang dirilis KPCPEN per 24 November 2021, capaian vaksin untuk wilayah Aceh Besar sebagai berikut:

dosis pertama 28%,

dosis kedua 13,3%,

dan dosis ketiga untuk para nakes 69,6%.

Persentase ini tentu saja kurang menggembirakan.

Untuk itu, dibutuhkan satu strategi guna peningkatan capaian cakupan vaksinasi Covid-19.

Dalam paparannya, dr Warqah Helmi dari UNICEF Perwakilan Aceh mengatakan agar pendataan melalui microplanning

Sebaiknya menggunakan nama penduduk dan tentu saja bantuan camat dan kepala desa juga babinsa, dan bhabinkamtibmas sangatlah dibutuhkan.

Selain itu, juga aktif dalam melakukan entri data SMILE (Sistem Monitoring Imunisasi Logistik secara Elektronik)

Secara rutin agar dapat menjadi dasar alokasi vaksin oleh Kemenkes. Para camat, kepala desa, dan tokoh agama juga dapat mendorong upaya vaksin Covid-19 untuk para lansia dengan berkoordinasi bersama jajarannya.

Koordinasi dapat dilakukan dengan turun ke lapangan dibantu dengan berbagi informasi lewat beragam aplikasi percakapan seperti WhatsApp dan Telegram.

Kegiatan sosialisasi dan diseminasi juga harus gencar dilakukan melalui berbagai kegiatan di posyandu, posbindu, dan kegiatan promkes lainnya.

Selain juga pada kegiatan keagamaan, media massa, dan media sosial, utamanya mengenai Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (Kipi).

Sosialisasi dan diseminasi perlu dilakukan secara terus-menerus agar masyarakat terhindar dari berita-berita hoaks/kabar bohong guna mendapatkan informasi yang benar.

Peningkatan cakupan capaian imunisasi rutin pada anak dan vaksin Covid-19 tentu saja tidak dapat dilakukan sendiri oleh dinas kesehatan semata.

Bukan saja karena luasnya daerah Kabupaten Aceh Besar dan terbatasnya sumber daya manusia,

melainkan upaya bersama harus dilakukan oleh semua sektor agar hambatan dan tantangan yang selama ini dihadapi dapat dicari jalan keluarnya secara bersama-sama.

Jika semua persoalan dapat diatasi dan dicarikan jalan keluarnya, bukan mustahil capaian cakupan imunisasi rutin anak dan vaksinasi Covid-19 di sebuah kabupaten/kota dapat terwujud sesuai harapan.(*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved