BRA Gelar FGD Bahas Pergub Jaminan Sosial Bagi Eks Kombatan
Badan Reintegrasi Aceh(BRA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Peraturan Gubernur (Pergub) Tentang jaminan sosial
BANDA ACEH - Badan Reintegrasi Aceh(BRA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Peraturan Gubernur (Pergub) Tentang jaminan sosial (jamsos) bagi mantan kombatan, tapol/ napol, dan masyarakat korban konflik.
FGD yang digelar di Hotel IMBI Syariah Banda Aceh, Jumat (10/12/2021), itu menghadirkan pembicara dari DPRA yaitu Azhar Abdurrahman dan Bardan Sahidi, akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) Dr Amri, serta perwakilan dari Biro Hukum Pemerintah Aceh.
Ketua BRA, Azhari Cage, mengatakan saat ini program pemberdayaan bagi eks kombatan sangat sulit tersalurkan.
Hal ini dikarenakan aturan dan birokrasinya sangat terbelit-belit, sehingga semua program tersendat.
"Dengan adanya Pergub yang akan didiskusikan hari ini (kemarin-red)
Maka menjadi satu jalan dalam merealisasikan jaminan sosial bagi eks kombatan, tapol/napol, dan msyarakat korban konflik lainnya," kata Azhari Cage saat membuka acara.
Azhari menyebutkan, tujuan dari Pergub tersebut agar program pemberdayaan terhadap eks kombatan GAM, tapol/ napol
Masyarakat korban konflik dengan mudah tersalurkan dan tidak lagi terkendala dengan regulasi-regulasi yang ada.
"Tujuannya adalah agar BRA bisa melayani
Menyalurkan bantuan seberapun anggaran yang disedikan oleh DPRA dan Pemerintah Aceh kepada eks kombatan, Tapol/Napol, dan masyarakat korban konflik," ujar mantan anggota DPRA tersebut.
Sementara Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRA, Azhar Abdurrahman, mengapresiasi BRA dan Pemerintah Aceh terhadap lahirnya Pergub tersebut
Harapan terpenuhi semua bantuan untuk eks kombatan, tapol/napol, dan masyarakat korban konflik.
"Saya kira kalau ini sudah digulirkan ke meja pembahasan, kami dari Badan Legislasi DPRA sangat bersedia untuk membantu membahas.
Biasanya dalam membuat peraturan itu sering mengikat diri sendiri, akhirnya kita orang yang membuat peraturan terjerat.
Ini juga perlu hati-hati sehingga tidak membebani dalam proses pelaksanaannya ke depan," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/azhari-cagee_20170722_180256.jpg)