Jumat, 15 Mei 2026

Apkasindo Bantah Anggotanya Kutip Data Indentitas Pekebun Kelapa Sawit

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh memastikan tidak pernah mengeluarkan kebijakan mengutip data

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Ketua Apkasindo Aceh, Sofyan Abdullah (dua Kanan) ketika berkunjung ke kantor Koperasi Pena Karya Nusantara selaku pelaksana PSR di Aceh Tamiang, beberapa waktu lalu. 

KUALASIMPANG - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh memastikan tidak pernah mengeluarkan kebijakan mengutip data indentitas pekebun di Aceh Tamiang.

Kepastian ditegaskan Ketua Apkasindo Aceh, Sofyan Abdullah menyusul adanya laporan pekebun kelapa sawit di Aceh Tamiang yang dihubungi onum mengatasnamakan Apkasindo.

“Tidak ada, kalaupun misalnya Apkasindo Kabupaten Aceh Tamiang yang melakukan hal itu, harusnya atas pengetahuan kami,” kata Sofyan, Sabtu (11/12/2021).

Sofyan berharap pernyataannya ini membuat petani tida gusar dan tidak mudah menyerahkan dokumen kepada pihak tidak bertanggung-jawab.

Apalagi merujuk laporan yang diterimanya, data yang diminta oknum tersebut menyerupai dokumen kepesertaan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

“Beberapa kegiatan PSR mendapat sorotan, jangan sampai kita salah memberikan data, program yang sangat membantu pekebun ini justru menjadi sebaliknya,” ungkapnya.

Sofyan memastikan pihaknya akan menelusuri oknum tersebut dan tidak tertutup kemungkinan menempuh jalur hukum.

Baca juga: Harga Sawit kembali Terjun Bebas, Ini Permintaan Apkasindo Aceh

“Kami akan telusuri dulu, kalau memang merugikan nama Apkasindo, tidak salah bila kami tempuh jalur hukum,” tukas Sofyan.

Terpisah, Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) Aceh Tamiang, Yunus juga terkejut dengan laporan adanya pengumpulan data pekebun yang dilakukan oknum atas nama Apkasindo.

Diakuinya dalam beberapa kesempatan, Apkasindo pernah ingin berbaur untuk mengontrol pelaksanaan PSR.

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit di Subulussalam Capai Rp 2.030 per Kilogram, Begini Kata Apkasindo

Baca juga: Apkasindo Sesalkan Tindakan PKS Lakukan Sortasi TBS Capai 10 Persen

“Tapi masih sebatas lisan, artinya itu belum cukup untuk terlibat lebih jauh dalam program PSR,” kata Yunus.

Senada dengan Sofyan, Yunus juga mengingatkan pekebun tidak mudah menyerahan data pribadi kepada pihak yang belum jelas identitasnya.

Dia menyarankan pekebun harus berkoordinasi ke Distanbunak agar terhindar dari kerugian.

Baca juga: Harga Kelapa Sawit Belum Ikuti Ketetapan Pemerintah, Apkasindo Subulussalam Ingatkan Pabrik

Baca juga: Apkasindo Subulussalam Ingatkan PMKS Beli TBS Sawit Sesuai Ketetapan Pemerintah, Harga Kini Rp 2.030

“Pastikan dulu siapa yang minta, kalau ragu sebaikanya tanya ke dinas,” sarannya.

Di sisi lain, Yunus mengakui butuh dukungan dari segala pihak untuk memaksimalkan program PSR.

Baca juga: Yakinkan Manfaat PSR, Apkasindo Aceh Boyong Petani Sawit Simeulue ke Tamiang

Baca juga: Ini Harga TBS Sawit di Subulussalam, Singkil, Ketua Apkasindo Perjuangan: CPO Naik, Harga Harus Naik

Namun dia meminta kontribusi dari elemen masyarakat ini harus diawali dengan berkoordinasi dengan Distanbunak Aceh Tamiang. (mad)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved