Internasional
Arab Saudi Tegaskan Kembali, Iran Harus Dicegah Memproduksi Senjata Nuklir
Kerajaan Arab Saudi menegaskan kembali perlunya mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Berbicara pada konferensi pers bersama di Kairo, Menteri
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi menegaskan kembali perlunya mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
Berbicara pada konferensi pers bersama di Kairo, Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan, Kamis (16/12/2021) mengatakan Iran harus diberi sanksi lebih keras lagi.
Dia menyatakan badan pemantau nuklir PBB (IAEA) harus bekerja keras melarang Iran memproduksi senjata pemusnah massal.
Berdasarkan alasan itu, Pangeran Faisal tertarik untuk membangun kerjasama keamanan di Timur Tengah dengan Mesir.
Dilansir ArabNews, Rabu (16/12/2021), Pangeran Faisal menyatakan kesenangannya berada di ibu kota Mesir, Kairo.
Dia mengatakan kedua negara memiliki hubungan yang kuat dan solid.
Baca juga: Perdana Menteri Israel Kunjungi Uni Emirat Arab, Bahas Nuklir Iran
Dia menambahkan tantangan politik dan keamanan yang dihadapi oleh kawasan Arab dibahas selama pertemuan dengan timpalannya dari Mesir Sameh Shoukry.
Termasuk pentingnya pemilihan di Libya berjalan sesuai rencana.
"Stabilitas Libya sangat penting," kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi.
Dia menambahkan ada kebutuhan bagi Kerajaan dan Mesir untuk bekerja sama di bidang kontraterorisme.(*)
Baca juga: Panglima Perang AS di Timur Tengah Siapkan Opsi Militer, Cegah Iran Produksi Senjata Nuklir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menlu-arab-saudi-dan-mesir-bertemu.jpg)