Internasional
Ilmuwan Afrika Selatan Selidiki Hubungan Covid-19 Omicron dengan HIV, Virus Bertahan dan Bermutasi
Sejumlah ilmuwan Afrika Selatan sedang menyelidiki munculnya Omicron akibat penyakit HIV yang tidak diobati.
Di Afrika Selatan, hampir delapan juta orang hidup dengan HIV.
Tetapi sekitar sepertiga dari mereka saat ini tidak minum obat.
Di Masihumelele, kota padat di lereng bukit berbatu dan Samudra Atlantik, selatan Cape Town, seperempat dari populasi orang dewasa mengidap HIV.
"Ada banyak masalah, beberapa orang tidak ingin dites dan tidak ingin tahu atas stigma seputar HIV," kata seorang pekerja penghubung masyarakat, Asiphe Ntshongontshi (25),
Dia menjelaskan meskipun sangat efektif program kesehatan di sini maupun secara nasional, masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan resep obat.
Sementara, para ilmuwan yang melacak virus Omicron berharap kekhawatiran hubungan potensial dengan HIV akan memacu tindakan global yang lebih besar.
Dimana, perang melawan HIV telah diabaikan di beberapa negara karena pandemi Covid-19.
"Ini adalah masalah di seluruh dunia," jelasnya.
"ada kebutuhan untuk memahami bagaimana virus berkembang di komunitas global," tambahnya.
"Sumber daya terbaik yang kita miliki saat ini adalah vaksinasi," katanya.
"Pesan itu harus disampaikan dengan keras dan jelas," kata Prof Bekker .
Baca juga: Ilmuwan Afrika Selatan Sebut Varian Omicron Tak Sebabkan Penyakit Lebih Parah
Sementara Afrika masih tertinggal jauh di belakang negara-negara lain di dunia dalam vaksinasi Covid-19.
Para peneliti di Afrika Selatan mengatakan penting memusatkan perhatian khusus pada orang-orang dengan sistem kekebalan lemah.
“Jika kita ingin memperlambat risiko menciptakan varian baru, kita harus menerima tantangan ini di setiap negara di seluruh dunia," jelas Bekker.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/virus-omicron-dengan-hiv.jpg)