Breaking News:

Wow, Demokrat Menang Lagi di PTUN. Ini Daftar Panjang Kekalahan KSP Moeldoko

“Putusan PTUN tersebut merupakan kado akhir tahun bagi demokrasi di Indonesia,” kata Kuasa Hukum DPP Partai Demokrat, Mehbob.

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Agus Harimurti Yudhoyono dan KSP Moeldoko 

SERAMBINEWS.COM - Gugatan pendukung Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko kepada Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) kembali ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Tata usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Pendukung KSP Moeldoko sebelumnya menggugat Menkumham terkait SK Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025 dan Pengesahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat.

Penolakan tersebut tertuang di laman resmi Mahkamah Agung (MA) dengan Nomor Perkara 154/G/2021/PTUN-JKT atas nama Ajrin Duwila (mantan Ketua DPC Kepulauan Sula) dan Hasyim Husein (mantan kader Partai Demokrat), Kamis (23/12/2021).

Partai Demokrat mengapresiasi keputusan PTUN tersebut dan menyebutnya sebagai kado akhir tahun bagi demokrasi di Indonesia.

“Putusan PTUN tersebut merupakan kado akhir tahun bagi demokrasi di Indonesia,” kata Kuasa Hukum DPP Partai Demokrat, Mehbob dalam pernyataan tertulisnya kepada Serambinews.com.

Baca juga: Video Pemotor Ditilang Gegara Kawal Ambulans Tayangan Serambi on TV Viral, Ini Penjelasan Polri

Baca juga: Pengantin Pria Babak Belur Dihajar Keluarga Mempelai Wanita, Tamu Undangan Malah Mendukung

Baca juga: Baru Referendum dari Papua Nugini, Ini Profil Ishmael Toroama, Presiden Negara Bougainville

“Sebagaimana diketahui, upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat oleh pihak KSP Moeldoko melalui KLB ilegal Deli Serdang pada 5 Maret 2021 menjadi perhatian publik karena dianggap merupakan bentuk abuse of power yang mengancam keberlangsungan demokrasi di Indonesia,”

“Karena itu Partai Demokrat dalam upaya menghadapi pembegalan politik dari KSP Moeldoko terus mendapat dukungan para pecinta demokrasi,” ujarnya.

Mehbob juga menyampaikan apresiasinya kepada Majelis Hakim yang telah memutuskan perkara ini dengan objektif dan adil secara hukum.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Sekjen Partai, Teuku Riefky Harsya, dan para pengurus DPP lainnya.
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Sekjen Partai, Teuku Riefky Harsya, dan para pengurus DPP lainnya. (Serambinews.com)

Menurutnya, Putusan PTUN ini bukan sekedar kemenangan Partai Demokrat, melainkan kemenangan rakyat yang menginginkan demokrasi dan keadilan selalu tegak di Indonesia.

Dalam pertimbangan hukum pada salinan putusan tersebut tertera Majelis Hakim menyatakan gugatan ditolak karena Pengadilan TUN tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara perselisihan internal partai, walaupun objek gugatannya SK Menkumham.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved