Kamis, 4 Juni 2026

Polisi jadi Korban Pembacokan

Tiga Korban Pembacokan di Aceh Utara Ungkap Aksi Sadis Pelaku

Pelaku langsung merangkul tubuh korban dari belakang dengan tangan kirinya. Sedangkan tangan kanannya yang memegang pisau, langsung menghujam ke tubuh

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ JAFARUDDIN
Petugas RSU Cut Meutia Aceh Utara membawa dua warga ke ruang IGD untuk mendapat perawatan akibat luka bacok. 

Tapi setelah sekitar 50 meter lari, pelaku berhasil mengejar Amin dan kemudian menikam pada bagian punggungnya sebelah kiri. 

Saat itu setelah dirinya ditikam sekali, ada warga lain yang datang hendak membantu.

Sehingga pelaku kembali mengejar pria tersebut, tapi tak berhasil menikamnya. 

Kemudian, Amin ditolong warga dengan cara diamankan dalam rumah.

Namun, Amin tak berani ke luar rumah, karena pelaku masih berada di luar rumah dengan pisau terhunus di tangannya. 

Baca juga: Satu Polisi dan Dua Warga yang Dibacok Pria Stres di Aceh Utara Kini Dirawat di RSU Cut Meutia 

“Belakangan saya baru dibawa warga ke Puskesmas Lhoksukon setelah pria tersebut menjauh dari lokasi di sekitar itu,” ungkap Amin. 

Sementara Irfandi yang ditemui Serambinews.com, di RSU Cut Meutia Aceh Utara menyebutkan, dirinya berada di kawasan Desa Meunasah Leubok untuk bekerja sebagai buruh harian memanen padi dengan mesin perontok.

Karena sudah siang, kemudian ia pulang untuk makan dan istirahat.

Saat hendak membeli minum untuk makan siang di sebuah kios, tanpa sepengetahuannya dari belakang ada yang memeluknya dan kemudian menikamnya dengan pisau. 

“Saya terjatuh setelah ditikam tiga kali, setelah itu pelaku mengejar warga lainnya, kemudian saya baru dapat ditolong warga lainnya,” ujar Irfandi. 

Irfandi mengalami tiga luka bacok di bagian dada kiri, kemudian bagian perut kiri dan tangan kiri. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Satu Polisi Bersama Dua Warga jadi Korban Pembacokan di Aceh Utara

Setelah kejadian tersebut, kemudian keuchik memberitahukan petugas Polsek Lhoksukon untuk mengamankan pelaku. 

Tak lama kemudian, Bripka Mufiza bersama Kanit Reskrim Aiptu Rustam dan personel lainnya berangkat ke lokasi dengan menggunakan mobil patroli.

Saat Mufiza yang menyetir mobil patroli berhenti di kawasan desa tersebut.

Tiba-tiba pelaku sudah berada di lokasi dan langsung menikamnya dengan pisau.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved